Senin 17 Mei 2021, 21:14 WIB

Menkominfo : Lebaran Virtual tak Kurangi Nilai Silaturahmi

Ghani Nurcahyadi | Humaniora
Menkominfo : Lebaran Virtual tak Kurangi Nilai Silaturahmi

Dok. Kemenkominfo
Menkominfo Johhny G Plate saat halal bihalal virtual

 

MENTERI Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menegaskan lebaran digital keren dan tidak mengurangi nilai silaturahmi. Bahkan dengan berlebaran secara virtual dan tidak mudik dapat mengantisipasi penyebaran pandemi Covid-19.

“Lebaran digital dan silaturahmi digital itu keren. Hari ini kita lakukan itu secara bersama-sama yang tentu tidak akan mengurangi nilai silaturahminya, nilai saling memaafkannya tetap sama. Hanya itu disalurkan atau disampaikan dengan cara-cara yang berbeda, cara yang baru, yaitu secara virtual,” ujarnya dalam Halal Bihalal Lebaran Digital Keren yang berlangsung tatap muka terbatas dan virtual dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (17/5).

Johnny menyatakan Presiden Joko Widodo secara khusus menyampaikan kepada para menteri dan pimpinan lembaga agar tidak melaksanakan Halal Bihalal secara fisik, dalam perayaan Idulfitri 1442 Hijriyah. Menkominfo menilai hal itu sebagai upaya Pemerintah dalam menghadapi second wave atau gelombang kedua pandemi Covid-19. 

“Dan untuk kenyamanan, keamanan dan kesehatan kita sekalian maka sangat dianjurkan. Untuk itu, Kominfo telah menyampaikan berulang-ulang kali agar silaturahmi Idulfitri kita di tahun yang kedua pada saat pandemi Covid-19 ini, dirayakan lebih banyak melalui saluran virtual atau daring,” jelasnya.

Momentum perayaan Idulfitri 1442 Hijriyah, menurut Menteri Johnny, merupakan hari yang sangat bersejarah bagi umat manusia. Peringatan tahun ini yang jatuh pada tanggal 13 Mei 2021, bertepatan dengan Hari Kenaikan Tuhan Yesus Kristus bagi umat Kristiani.

"Kedua peristiwa ini untuk Indonesia merupakan momentum bagi untuk terus mengukuhkan persaudaraan lintas iman, mengukuhkan kedamaian antar umat, memupuk solidaritas, semangat kebangsaan, semangat persatuan dan kesatuan di dalam masyarakat dan bangsa  yang majemuk, bangsa yang plural sebagaimana keniscayaan yang ada di kita sebagai bangsa Indonesia, bangsa yang sangat majemuk, bangsa dengan semangat kehidupan bernegara yang ber-Bhinneka Tunggal Ika,” tandasnya.

Menurut Menkominfo, Idulfitri tentu mempunyai makna yang merupakan hari puncak setelah melakukan puasa Ramadan sepanjang 30 hari. Dengan merayakan Idulfitri, umat Muslim melaksanakan ibadah dan merayakan hari raya Idulfitri dengan menyucikan diri, kembali suci setelah berpuasa penuh selama bulan Ramadhan. 

“Pengekangan terhadap hawa nafsu, pengekangan pengendalian, keinginan-keinginan yang kodrati hidup bersama sebagai manusia. Makna Idulfitri ini tentu mengajarkan kepada kita bahwa kita selalu diberikan kesempatan untuk harus memperbaiki diri, membawa kabar yang baik dan menjadi berkah bagi sesama kita sekalian,” ujarnya.

Baca juga : Halal Bihalal, Menteri KKP Soroti Kebijakan yang tak Optimal

Menteri Johnny didampingi pejabat pimpinan tinggi madya menyapa dan bersilaturahmi bersama civitas Kementerian Kominfo dalam momentum perayaan Idulfitri 1442 Hijriah secara virtual.

“Memang masih sangat hangat perayaan Idulfitri kita, pagi hari ini, secara khusus atas nama pribadi dan atas nama keluarga sekali lagi saya menyampaikan selamat hari raya Idulfitri dan mohon maaf lahir batin, minal aidin wal faizin kepada kita sekalian,” ungkapnya.

Perayaan Idulfitri tahun ini merupakan kali kedua yang berlangsung di masa pandemi Covid-19. Menkominfo menberikan apresiasi kepada masyarakat dan sivitas Kementerian Kominfo yang telah menahan diri untuk tidak mudik. 

“Tidak mudik kali ini tentu bertujuan baik, tidak mudik kali ini bukan memisahkan silaturahmi dan kedekatan dan keeratan kultural. Tapi tidak mudik kali ini adalah agar kita mempunyai resiliensi daya tahan yang kuat untuk memutus rantai persebaran Covid-19,” tegasnya.

Menteri Johnny mengatakan bahwa tujuan tidak mudik adalah untuk memastikan Indonesia sukses dan berhasil mengalahkan Covid-19. Dengan demikian, bangsa ini mempunyai kemampuan untuk kembali bangkit untuk merebut kemenangan, untuk kembali bertumbuh khususnya di bidang perekonomian demi kesejahteraan masyarakat sebagai cita-cita bersama sebagai bangsa dan negara.

“Mari kita saling menjaga kesehatan diri dan saling menjaga keselamatan satu sama lainnya dari Covid-19, dengan tidak lupa untuk terus melaksanakan protokol kesehatan 3M secara tertib dan secara disiplin,” imbuhnya.

Halal Bihalal Lebaran Digital Keren Kementerian Kominfo dihadiri secara langsung oleh seluruh pejabat pimpinan tinggi madya Kementerian Kominfo. Hadir secara virtual Ketua Dewan Pers M. Nuh, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Agung Suprio, dan Wakil Ketua Komisi Informasi Hendra J. Kede, serta 1.000 pegawai melalui aplikasi temu daring zoom, dan lebih dari 500 orang menyaksikan lewat YouTube KemkominfoTV. (RO/OL-7)

Baca Juga

dok.PPI

Optimalisasi Kerjasama Insinyur dan Dokter untuk Pemulihan Kesehatan dan Ekonomi Nasional

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 18 Juni 2021, 20:45 WIB
PENINGKATAN kerjasama antara insinyur dan dokter maupun para pelaku di dunia kesehatan,  dapat mempercepat penanggulangan permasalahan...
MI/Adam Dwi

Dubes Singapura: Promosi Wisata Indonesia Juga Perlu Peran Masyarakat

👤Nur AIvanni 🕔Jumat 18 Juni 2021, 20:07 WIB
Suryopratomo mengapresiasi kreativitas dan kegigihan diaspora Indonesia yang tergabung dalam tim buku 10 New Bali untuk mempromosikan...
Ist/DPR

46 Anggota DPR RI dan Staf Terpapar Covid-19

👤 Cahya Mulyana 🕔Jumat 18 Juni 2021, 19:46 WIB
Sekjen DPR RI Indra Iskandar mengungkapkan sebanyak 46 anggota DPR dan stafnya terpapar...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Haru Biru King Christian

Di timnas Denmark, sosok berjuluk ‘King Christian’ telah menjadi sosok kunci sejak penampilan pertamanya pada 2010, membuat 109 penampilan dan mencetak 36 gol.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya