Headline
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
DIREKTORAT Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan sembilan skema pembiayaan yang terdiri atas program gelar dan nongelar bagi sumber daya manusia (SDM) pendidikan vokasi di Tanah Air.
“Berbagai skema pembiayaan studi yang diluncurkan merupakan perwujudan dari Merdeka Belajar yang selama ini digaungkan sebagai strategi meningkatkan mutu pendidikan, baik akademik maupun vokasi dan profesi,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Wikan Sakarinto, di Jakarta, Selasa.
Pendidikan vokasi sendiri membutuhkan SDM yang tidak hanya unggul, tetapi juga kompeten agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan bangsa di masa depan.
“Program ini menawarkan kemerdekaan, keluwesan, dan fleksibilitas, tetapi substansinya tepat. Namun, tantangannya pun tidak mudah karena relevansi serta kualitas menjadi pertaruhan dari ini semua. Sehingga kesiapan seluruh civitas akademika untuk memanfaatkan program ini sangat kami harapkan,” kata dia.
Pendanaan program-program itu bersumber dari dana abadi pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Sebanyak sembilan program yang ditawarkan oleh Ditjen Diksi, meliputi program Beasiswa S1/D4 Calon Guru SMK, Beasiswa Pendidikan Bergelar Dosen dan Calon Dosen PTPPV, Bridging Course Vokasi, Kampus Merdeka Vokasi, Magang Dosen dan Tenaga Kependidikan PTPPV, Sertifikasi Dosen dan Tenaga Kependidikan PTPPV, Riset Keilmuan Terapan Dalam Negeri - Dosen PT Vokasi, Program Project Based Learning/ Praktik Kerja Lapangan Bersertifikat Bagi Siswa SMK (Dalam Negeri dan Luar Negeri), dan Program Project Based Learning/Magang Bersertifikat Guru SMK (Dalam Negeri dan Luar Negeri).
Baca juga : Kolaborasi Ditjen Dikti-Kemenkominfo Dukung Gerakan 1.000 Startup
Wikan menegaskan program-program tersebut harus dimanfaatkan secara optimal oleh SDM vokasi di jenjang SMK hingga di Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV). Misalnya, pendaftar program beasiswa studi untuk calon guru SMK dan beasiswa studi lanjut untuk calon dosen PTPPV harus memiliki passion, bukan sekadar mengejar target ijazah semata.
Dia menambahkan target dari program beasiswa itu adalah melahirkan pendidik yang memiliki kemampuan pedagogik dan mendapatkan sertifikasi kompetensi yang diakui industri.
“Kami berharap peluang yang sudah dikoordinasikan dengan LPDP ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan secepat-cepatnya. Meskipun di tengah tantangan pandemi, kita harus tetap melangkah untuk berkembang. Program ini tidak hanya untuk menemukan calon penerima yang unggul secara hard skill, tetapi juga soft skill dan leadership. Kita ingin melahirkan banyak calon pemimpin di masa depan,” ujar dia.
Sementara itu Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso mengungkapkan, LPDP saat ini diberi amanah mengelola dana abadi sebesar Rp71 triliun yang terbagi atas dana abadi pendidikan, penelitian, perguruan tinggi, dan kebudayaan.
Peningkatan dana abadi di akhir 2020 tersebut kemudian dimanfaatkan untuk memperluas serta memperbanyak pembiayaan studi S-1 dan pendidikan vokasi.
“Kami melihat peran pendidik sangatlah vital sehingga pembangunan SDM tidak boleh berhenti di tengah pandemi. Kami tetap mengelola program beasiswa reguler yang bisa diakses oleh masyarakat, tetapi untuk dosen dan pendidik LPDP berintegrasi dengan Kemendikbudristek,” kata Dwi Lars0. (Ant/OL-7)
Mahasiswa yang kuliah wajib memiliki Kemampuan Bahasa Korea pada level 3, jika ada kekurangan akan di adakan penguatan di kampus sebelum mengikuti perkuliahan secara reguler.
RAFIQ Usdiqa Maulana lolos seleksi ketat untuk penerima beasiswa Ajinomoto pada 2026. Ia bakal melanjutkan pendidikan magisternya di salah satu universitas pilihan terbaik di Jepang.
Empat siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) binaan Yayasan Pendidikan Astra menerima beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
ONLINE Scholarship Competition (OSC) Medcom.id resmi dibuka pada hari ini. Program beasiswa yang telah hadir sejak tahun 2015 tersebut, pada tahun ini membagikan 399 beasiswa.
Inisiatif ini bertujuan membuka peluang bagi lebih banyak talenta muda untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa hambatan finansial.
Program beasiswa ini adalah bentuk penghormatan UBSI terhadap nilai-nilai spiritual yang menjadi fondasi karakter bangsa.
Dalam setahun, total ada 6 kali pelatihan yang menyasar murid SMK dan guru produktif.
Peningkatan mutu dosen Vokasi membutuhkan ekosistem yang mendukung, mulai dari pengembangan kompetensi, infrastruktur laboratorium terapan, hingga kolaborasi lintas sektor.
Sebuah lembaga vokasi perfilman, B Film School, berkomitmen melahirkan banyak sumber daya manusia (SDM) di bidang industri perfilman.
Dengan adanya pertumbuhan industri di Jawa Tengah, peluang kerja secara otomatis menjadi sangat banyak.
DUKUNGAN penuh peningkatan kualitas sekolah vokasi untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil sangat diperlukan sebagai bagian dari upaya menekan angka pengangguran.
Program ini diharapkan mempersiapkan mahasiswa siap kerja dan diterima oleh industri.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved