Kamis 06 Mei 2021, 23:35 WIB

Pemkab Garut Libatkan LIPI untuk Kaji Pengelolaan Situ Bagendit

Mediaindonesia.com | Humaniora
Pemkab Garut Libatkan LIPI untuk Kaji Pengelolaan Situ Bagendit

ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Suasana lokasi wisata Situ Bagendit di Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (26/3/2019).

 

Pemerintah Kabupaten Garut melibatkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk melakukan kajian khusus dalam pengelolaan wisata danau Situ Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Garut, Jawa Barat agar lebih bagus dan semakin banyak dikunjungi wisatawan.

"Pemda sendiri sudah membuat kajian dengan LIPI Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, tentang tata cara pengelolaan, karena dia sudah mengelola lebih dari 20 destinasi wisata milik pemerintah daerah dan pusat," kata Bupati Garut Rudy Gunawan di Garut, Kamis (6/5).

Ia menuturkan nantinya pengelolaan objek wisata Situ Bagendit akan dilakukan tender setelah Pemkab Garut membuat kajian terlebih dahulu dengan LIPI. "Pengelolaannya kita itu akan lakukan tender," katanya.

Ia menyampaikan selain melakukan kajian dengan LIPI, Pemkab Garut juga melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat (Jabar) terkait penataan kawasan wisata Situ Bagendit.

Baca juga : Sandiaga : 20 Desa di Garut Berpotensi Jadi Desa Wisata

Dalam rapat koordinasi itu, kata dia, di antaranya ada revisi terkait pembangunan revitalisasi Situ Bagendit agar target proyek revitalisasinya selesai Desember 2021.

"Jadi sekarang ini sepakat untuk menyelesaikan masalah itu dengan mempercepat supaya Desember (2021) cepat selesai, tanah-tanah yang belum dibebaskan sebenarnya sudah kita bebaskan, tapi ada beberapa spot yang jadi kewajiban Pemda Garut akan kita selesaikan, sampai Juni kami selesaikan," katanya.

Ia menyampaikan upaya mendukung revitalisasi wisata Situ Bagendit itu, Pemkab Garut kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp12 miliar untuk pembebasan lahan.

"Tahun kemarin kan kita menganggarkan Rp12 miliar, nah sekarang Rp12 miliar lagi untuk kelebihan-kelebihannya, bukan tidak dibebaskan, prosesnya sedang oleh BPN dan tidak mengganggu terhadap kegiatan sekarang," katanya.

Ia menambahkan pembebasan lahan di Situ Bagendit itu dengan cara penggantian lahan untuk tanah milik desa, dan pembelian untuk tanah milik warga.

"Tanahnya milik Pemda semua sekarang kan dibeli, tanah punya pribadi dibeli, tanah carik diganti," katanya. (Ant/OL-12)

Baca Juga

ANTARA/Destyan Sujarwoko

Vaksinasi Lengkap Bisa Cegah Anda Dirawat di Rumah Sakit

👤Henry Hokianto 🕔Rabu 16 Juni 2021, 06:26 WIB
Dua dosis vaksin covid-19 Pfizer/BioNtech bisa menghentikan kebutuhan para pasien untuk dirawat di rumah sakit hingga 96%. Sedangkan vaksin...
Antara/Noviran Arbi

Hingga 15 Juni, Ada 1.423 Bencana Alam Terjadi di Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 16 Juni 2021, 03:40 WIB
Berdasarkan keterangan dari BNPB, kejadian bencana alam yang mendominasi adalah banjir, diikuti puting beliung, tanah longsor, serta...
Dok. LaSalle College Jakarta

Asah Kreativitas Mahasiswa, LaSalle College Hadirkan Sistem Kuliah Hy-Flex

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 16 Juni 2021, 01:07 WIB
Saat ini kreativitas dalam desain merupakan kunci sebagai aset dan investasi, baik jika dilihat dari sebuah keterampilan serta keahlian...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Orang Rimba masih Berjuang untuk Diakui

MATA Mariau tampak berkaca-kaca kala menceritakan perihnya derita kehidupan anggota kelompoknya yang biasa disebut orang rimba.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya