Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo telah melakukan panggilan konferensi tingkat tinggi dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping demi memperoleh tambahan pasokan vaksin Sinovac.
Hasil baik pun diperoleh. Indonesia dipastikan akan mendapat tambahan 15 juta vaksin yang akan dikirimkan pada periode April dan Mei.
"Dari diskusi Bapak Presiden dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, akan ada tambahan vaksin sinovac yang masuk antara 10 juta sampai 15 juta untuk April dan Mei," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (26/4).
Selain itu, tambahan vaksin juga akan datang dari Gavi sebanyak 11,4 juta dosis AstraZeneca.
Baca juga: Kutuk Penembakan Kabinda Papua, Jokowi: Tidak Ada Tempat bagi KKB
Vaksin sebanyak itu akan datang dalam tiga tahap yakni malam ini sejumlah 3,8 juta dosis dan sisanya pada Mei mendatang.
Dengan pasokan yang lebih besar, Budi meminta seluruh pemerintah daerah melakukan akselerasi vaksinasi.
"Pesan saya ke seluruh jajaran kepala daerah, Yuk, kita percepat penyuntikan. Kemarin memang agak melambat karena suplai kurang. Sekarang sudah cukup banyak. untuk itu segera kita kembalikan fase penyuntikannya seperti sebelumnya," tandasnya.(OL-4)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Meskipun survei serologi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan antibodi pada penerima booster pertama, hal itu tidak serta merta mengabaikan booster kedua
Vaksin booster kedua sangat penting untuk meningkatkan imunitas masyarakat yang pada booster pertama memiliki jarak yang jauh.
Terbitnya vaksin dengan platform mRNA tersebut menambah pilihan vaksinasi primer untuk anak dengan rentang usia 6 bulan sampai kurang dari 12 tahun, selain vaksin Sinovac/Coronava
Agar kenaikan kasus covid-19 di beberapa negara tidak merambat ke Indonesia maka pengawasan di pintu masuk negara juga perlu diperketat
Pada November tahun ini diharapkan ada 5 juta dosis vaksin dalam negeri yang bisa dipakai masyarakat dan pada Desember juga diproduksi 5 juta dosis.
Aplikasi PeduliLindungi dikembangkan untuk memutus mata rantai penularan covid-19, yang tersedia untuk gawai dengan sistem operasi Android dan iOS, serta versi website.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved