Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BULAN Ramadan ini merupakan kebahagian sendiri bagi anggota Majelis Pimpinan Nasional Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila (MPN B2P3), Zulfikri Daud Jacub. Impiannya untuk mendirikan pesantren selama ini akan segera terlaksana.
Sahabat lamanya yang dulu dikenal ketika menjadi wartawan di BNP2TKI, Zulfikri berkenalan dengan Agus Setiawan, S.Si, M.Si, seorang pegiat Pekerja Migran Indonesia (PMI), yang kini aktif sebagai dosen di Pandeglang, dan menggeluti agribisnis, pada Minggu lalu sudah didapat tanah wakaf dari Agus di Pandeglang.
"Alhamdulillah, persahabatan kami makin menguat ketika Pak Agus Setiawan memberi wakaf 1 hektar tanah untuk kami dirikan Ponpes di Desa Cimanggu, Pandegelang,” ujar Zul begitu biasa disapa dalam keterang tertulisnya, Kamis (22/4/2021).
Zul mengatakan, rencananya ponpes ini akan didirikan bersama dengan teman-teman di Badan Buruh & Pekerja Pemuda Pancasila. Pembangunan Pondok Pesantren bagi Kader Pemuda Pancasila, dan anak-anak yatim PMI ini dimaksudkan untuk mengisi kekosongan peran negara yang selama ini hanya melihat konstribusi PMI sebagai pahlawan devisa. Padahal, problem keagamaan mereka di luar negeri harusnya juga mendapat perhatian serius. Untuk apa uang banyak, tapi ketika pulang membawa penyakit kelalmin, gaya hidup heteroseksual, dan sikap hidup yang materialsitik-individualistik.
"Saya sudah melapor ke Ketua B2P3 Bang Jamal, dan alhamdulillah beliau mendukung program pendirian ponpes bagi kader-kader PP nantinya,” imbuh Zul.
Menurut Zul, dirinya tertarik untuk mengembangkan dakwah di kalangan buruh migran di luar negeri. Pasalnya, kebutuhan dakwah rutin di banyak negara penempatan seperti Hongkong, Korea Selatan, Taiwan, dan Jepang sangat dirasakan para pekerja migran di sana. Tidak sedikit para PMI yang ketika orangtuanya meninggal tidak tahu apa yang harus dilakukan, tidak tahu cara memandikan mayit, cara mengawal bacaan kematian jelang sakratul maut, bacaan tahlil, dan kiat menghindar dari pergaulan bebas,
Selama ini, lanjut Zul, para dai berdakwah ke kantong-kantong PMI di luar negeri hanya ada pada waktu tertentu seperti saat bulan Ramadan atau saat halal bihalal. Padahal, kebutuhan pelayanan dakwah rutin sangat dibutuhkan para PMI di sana.
“Insya Allah, kami akan wujudkan kebutuhan spiritual PMI di luar negeri melalui pelatihan para da’i migran akan kemampuan bahasa asing 3 bulan di pondok kami nantinya,” ujar Zul.
Zul yang juga duduk sebagai Wakil Ketua B2P3 membidangi PMI ini mengharapkan program pelatihan Da’i migran ini bisa bekerjasama dengan BP2MI, Kemenaker, Asosiasi PJTKI dan BUMN
“Keberhasilan program ini ditentukan salah satunya dengan kolaboari dengan pemerintah, dan swasta. Urusan PMI ini memang melibatkan banyak pihak,” paparnya.
Selain pelatihan Da’i Migran, Zul menambahkan, Ponpes yang akan didirikan ini juga akan mendidik anak-anak yatim baik dari kalangan Pemuda Pancasila maupun dari anak yatim dari kalangan buruh migran.
“Insya Allah semua dana pendidikan di pesantren kami ini akan kami berikan secara gratis. Mohon do’a agar rencana ini dipermudah oleh Allah Swt,” pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Jelang Paskah Pengamanan Gereja di Sidoarjo Diperketat
AWAL tahun 2026 menghadirkan sebuah kejutan penting bagi Indonesia.
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela menandai kembalinya praktik unilateralisme secara terang-terangan dalam politik internasional. T
Tanpa Pancasila sebagai bingkai, demokrasi lokal hanya akan sibuk merayakan prosedur, tetapi gagal menghadirkan keadilan.
Jika Generasi Z Indonesia mengadopsi Pancasila sebagai filter etika AI, kita tak hanya selamat dari distopia teknologi, tapi juga membangun Nusantara digital yang berkeadilan.
Generasi muda perlu ruang untuk kembali merumuskan harapan dan arah masa depan.
Generasi muda, termasuk yang tergabung dalam Karang Taruna, didorong untuk terus terlibat dalam memperkuat sektor ekraf.
Beberapa pemuda terlihat mengacungkan balok dan menghantamkan benda tersebut ke arah mobil yang melintas
PUTUSAN Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XX/Tahun 2025 yang memisahkan pemilu nasional dan pemilu lokal dinilai berpotensi mengubah peta demokrasi Indonesia secara drastis.
Guru Besar UNJ, Abdul Haris Fatgehipon, menegaskan perlunya rekonstruksi gerakan kebangsaan dengan menempatkan pemuda sebagai aktor utama.
Prabowo mengajak para pemuda dan pemudi di seluruh tanah air dalam momen Hari Sumpah Pemuda untuk meneladani semangat persatuan yang telah diwariskan oleh para pendahulu bangsa
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved