Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Hindra Irawan Satari menyebut hingga saat ini program vaksinasi covid-19 di Indonesia berjalan aman. Adapun, dari semua orang yang telah divaksin, hanya ditemukan kurang dari 1% kasus KIPI serius.
"Proporsi KIPI serius hingga saat ini kurang dari 1%. Alhamdulillah semua dapat ditangani dengan baik oleh para tenaga kesehatan di tempat masing-masing," kata Hindra saat dihubungi, Minggu (18/4).
Baca juga: BMKG : Waspadai Rentetan Gempa di Zona Megathrust Sumba
Adapun, Hindra menjelaskan, berdasarkan laporan yang masuk ke Komnas KIPI, kasus KIPI serius bukan berarti memiliki gejala yang parah. Ia menyatakan, pada dasarnya semua yang dialami merupakan gejala ringan, mulai dari demam hingga pegal-pegal. Namun karena respons dan sensitivitas tiap individu berbeda, maka laporan yang masuk ke Komnas KIPI langsung diproses dan diobservasi.
"Observasi dilakukan di RS selama 1-2 hari. Lalu pada pemeriksaan laboratorium ternyata normal semua, sehingga disimpulkan bahwa keadaan yang dialami oleh subjek adalah immunization stress related response," bebernya.
Terkait dengan vaksinasi saat berpuasa, Hindra menegaskan bahwa efektivitas vaksin akan tetap sama. Sehingga ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap melakukan vaksinasi meskupun sedang berpuasa.
Sebagai informasi, dalam program vaksinasi covid-19, pemerintah menargetkan sebanyak 181.554.465 penduduk mendapatkan vaksin.
Adapun, berdasarkan data yang diakses di lama Kementerian Kesehatan, hingga Sabtu (18/4) total masyarakat yang telah mendapatkan vaksin suntikan pertama yakni sebanyak 10.815.649 orang. Sementara, yang telah mendapatkan suntikan kedua yakni sebanyak 5.900.242 orang. (H-3)
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Berdasarkan data Kemenkes hingga minggu ke-8 tahun 2026, tercatat sebanyak 10.453 kasus suspek campak, dengan 8.372 kasus terkonfirmasi dan enam kasus kematian.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
LONJAKAN kasus campak yang terjadi belakangan ini dinilai menjadi indikator menurunnya kekebalan kelompok atau herd immunity di masyarakat
Di Indonesia, jadwal imunisasi anak saat ini mengacu pada rekomendasi Kementerian Kesehatan serta panduan terbaru dari IDAI yang diperbarui pada 2024.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Kemenkes ingatkan potensi penularan campak saat mudik Lebaran. Simak imbauan vaksinasi dan tips cegah penularan campak saat berlibur bersama keluarga!
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Prinsip dasar PHBS sebenarnya bersifat universal dan sederhana, yakni memastikan kebersihan tubuh dari unsur luar.
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved