Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Hindra Irawan Satari menyebut hingga saat ini program vaksinasi covid-19 di Indonesia berjalan aman. Adapun, dari semua orang yang telah divaksin, hanya ditemukan kurang dari 1% kasus KIPI serius.
"Proporsi KIPI serius hingga saat ini kurang dari 1%. Alhamdulillah semua dapat ditangani dengan baik oleh para tenaga kesehatan di tempat masing-masing," kata Hindra saat dihubungi, Minggu (18/4).
Baca juga: BMKG : Waspadai Rentetan Gempa di Zona Megathrust Sumba
Adapun, Hindra menjelaskan, berdasarkan laporan yang masuk ke Komnas KIPI, kasus KIPI serius bukan berarti memiliki gejala yang parah. Ia menyatakan, pada dasarnya semua yang dialami merupakan gejala ringan, mulai dari demam hingga pegal-pegal. Namun karena respons dan sensitivitas tiap individu berbeda, maka laporan yang masuk ke Komnas KIPI langsung diproses dan diobservasi.
"Observasi dilakukan di RS selama 1-2 hari. Lalu pada pemeriksaan laboratorium ternyata normal semua, sehingga disimpulkan bahwa keadaan yang dialami oleh subjek adalah immunization stress related response," bebernya.
Terkait dengan vaksinasi saat berpuasa, Hindra menegaskan bahwa efektivitas vaksin akan tetap sama. Sehingga ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap melakukan vaksinasi meskupun sedang berpuasa.
Sebagai informasi, dalam program vaksinasi covid-19, pemerintah menargetkan sebanyak 181.554.465 penduduk mendapatkan vaksin.
Adapun, berdasarkan data yang diakses di lama Kementerian Kesehatan, hingga Sabtu (18/4) total masyarakat yang telah mendapatkan vaksin suntikan pertama yakni sebanyak 10.815.649 orang. Sementara, yang telah mendapatkan suntikan kedua yakni sebanyak 5.900.242 orang. (H-3)
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Vaksin seperti RSV, hepatitis A, hepatitis B, dengue, serta meningokokus diberikan berdasarkan risiko tertentu.
Difteri masih berbahaya dan bisa muncul diam-diam. Kenali gejala awal, cara penularan, dan risiko fatal penyakit yang sebenarnya dapat dicegah ini.
Pemerintah memperluas imunisasi heksavalen melalui penguatan Program Imunisasi Nasional. Imunisasi terbukti efektif melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
Para orangtua diingatkan untuk mewaspadai penyakit umum selama masa liburan dengan melengkapi imunisasi, terutama penyakit respiratori.
Imunisasi dengan Palivizumab direkomendasikan oleh IDAI untuk mencegah bayi yang lahir prematur mengalami penurunan kesehatan karena infeksi RSV.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Prinsip dasar PHBS sebenarnya bersifat universal dan sederhana, yakni memastikan kebersihan tubuh dari unsur luar.
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved