Rabu 14 April 2021, 06:14 WIB

Xpooz Jadi Pioner Marketplace UMKM Kampus Muhammadiyah

Mediaindonesia.com | Humaniora
Xpooz Jadi Pioner Marketplace UMKM Kampus Muhammadiyah

Dok Webinar PIBK UMJ
Webinar saat peluncuran platform Xpooz milik PIBK UMJ

 

PUSAT Inkubator dan Bisnis Kewirausahaan Universitas Muhammadiyah Jakarta (PIBK UMJ) berhasil menciptakan inovasi e-commerce bernama Xpooz yang menjadi pionir marketplace di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyah (PTMA).

PIBK UMJ merupakan lembaga yang menumbuhkembangkan bisnis dan kewirausahaan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jakarta, berbasis pada tradisi intelektual Islam dan inovasi teknologi tepat guna.

Xpooz akan menjadi marketplace bagi produk-produk kampus, mahasiswa, dosen, karyawan, alumnus dan para mitra UMJ. Pembuatan aplikasi Xpooz ini digawangi oleh Tim IT PIBK di bawah Jumail, sebagai koordinator.

Peresmian telah dilakukan secara daring oleh Rektor UMJ, Dr Endang Sulastri Senin (12/4). Usai peresmian dilanjutkan dengan diskusi yang menghadirkan M. Riza Adha Damanik, Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan) dan Dr Endang Rudiatin, M.Si, Ketua PIBK UMJ). dengan tema Pasar Mahasiswa untuk Petani dan Nelayan, Memperkuat Ketahanan Pangan Indonesia.

Pada pemaparannya, Riza Damanik menyampaikan permasalahan kurangnya ekosistem kewirausahaan yang membantu UMKM mengadopsi teknologi dari usaha yang lebih besar (R&D transfer).

Peluang mahasiswa memperkuat ketahanan pangan Indonesia dilakukan dengan menghasilkan riset tentang ketahanan pangan khususnya pertanian dan perikanan, berinovasi teknologi untuk meningkatkan
produktivitas komoditas pertanian dan perikanan, dan yang terpenting menjadi wirausaha sektor pertanian dan perikanan Indonesia masa depan.

Endang Rudiantin selaku Ketua PIBK UMJ menegaskan bahwa hadirnya Xpooz sebagai start up pertama di UMJ merupakan karya dosen dan mahasiswa yang didorong oleh PIBK.

E-mart ini kedepannya juga menjadi solusi dari permasalahan pemasaran produk petani dan nelayan.

"UMJ sendiri dengan Fakultas Pertaniannya memiliki kebun di kabupaten Bogor dan Sukabumi sebagai areal pertanian, peternakan dan tambak. Sehingga dapat membantu pemasaran produk-produk yang kreatif dan inovatif hasil karya kami bagi kemaslahatan umat," kata Endang Rudatin.

Rektor UMJ dalam keterangan tertulis, Selasa (13/4) mengatakan sangat bangga dengan inovasi dikembangkan oleh tim PIBK dengan lahirnya marketplace Xpooz.

"Kehadiran PIBK dengan Xpooznya menjadi praktek langsung pengembangan kewirausahaan usai mahasiswa memperoleh teori kewirausahaan di dalam kelas. Melalui kegiatan pengembangan ini diharapkan para mahasiswa nantinya juga siap menjadi entrepreneur yang membuka lowongan kerja bagi masyarakat," kata Rektor UMJ.

Kedepannya, PIBK akan merintis Sciencepark atau Technopark yang disebut dengan Halal Science Park atau Kampung Halal. Pada Kampung Halal para Muslim-technopreneur (MT) didorong untuk membangun jaringan entrepreneurship yang selanjutnya dapat menjadi pendorong iklim kewirausahaan di masyarakat, baik di kalangan Muhammadiyah maupun lebih luas lagi.

baca juga: Bantu Startup Makanan dan Minuman Kembangkan Usaha

Dengan menginisiasi MT dan Kampung Halal, PIBK UMJ bermaksud menyodorkan isu prototype teknologi dan prototipe non teknologi.MT adalah prototipe non teknologi tersebut.

Menurut ketua PIBK Endang Rudiatin, ekosistem Kampung halal/Halal Science Park akan menjadi bukti bahwa PIBK mendukung program pemerintah yang menjadi Indonesia sebagai Pusat Halal dunia. (RO/OL-3)

 

Baca Juga

ANTARA/Asep Fathulrahman

Sandiaga : Yang Abai Prokes, Kita Potret Lalu Viralkan!

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 11 Mei 2021, 11:20 WIB
Sandiaga mengaku Kemenparekraf secara intensif berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak-pihak terkait lainnya untuk melakukan...
MI

Gakkum KLHK Tindak Pelaku Pengolahan Kayu Ilegal di Sulbar

👤Atalya Puspa 🕔Selasa 11 Mei 2021, 11:11 WIB
Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi mengamankan truk bermuatan 65 panggal kayu dan menghentikan kegiatan pengolahan kayu UD Adita...
ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

Vaksinasi Lansia di DKI, Yogyakarta, dan Bali Tertinggi

👤Nur Azizah 🕔Selasa 11 Mei 2021, 10:10 WIB
Budi mengatakan akan memberi vaksin tambahan untuk tiga provinsi tersebut. Tujuannya, agar angka vaksinasi terhadap lansia semakin...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Transformasi Kota Tua

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta bergandengan tangan bersama Kementerian BUMN dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya