Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo menitipkan pesan kepada para kiai dan alim ulama terutama yang tergabung dalam Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), untuk terus menyemai nilai-nilai moderasi beragama, nilai-nilai tawassuth atau keseimbangan dan keadilan demi mendukung terciptanya kedamaian serta mempererat persatuan di Indonesia.
Sebagai partai politik yang berlandaskan ahlussunah wal jamaah, PKB harus dapat berperan lebih besar lagi dalam menyebarkan Islam yang sesungguhnya, Islam yang ramah, Islam yang tidak tertutup dan bisa menerima serta menghargai perbedaan.
Dengan begitu, paham-paham yang sesat dan keliru, yang secara jelas bertentangan dengan nilai-nilai luhur Islam, bisa dihapuskan dari Bumi Pertiwi.
"Sejak awal sangat jelas PKB yang lahir dari tubuh PBNU konsisten mengikuti Syekh Kiai Haji Hasyim Asy'ari dan para masayikh yang menyatakan bahwa agama dan nasionalisme tidaklah bertentangan. Sebaliknya, dua hal itu justru menopang satu sama lain," ujar Jokowi dalam Pembukaan Musyawarah Kerja Nasional dan Musyawarah Nasional Alim Ulama PKB di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/4).
Baca juga: Wamenag: Perkuat Moderasi Beragama
Ia pun meyakini, ke depannya, PKB akan terus mewarisi semangat mulia tersebut sehingga fondasi keagamaan dan kebangsaan bisa semakin kuat.
Sebagaimana diketahui, pekan lalu, dua aksi teror terjadi di dua lokasi berbeda di Tanah Air.
Jokowi menegaskan tindakan keji tersebut merupakan kejahatan besar terhadap kemanusiaan yang mengancam kerukunan dalam berbangsa dan bernegara.
"Sikap pemerintah tegas, tidak akan berkompromi terhadap tindakan intoleransi yang merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemerintah terus berkomitmen untuk selalu menghidupkan moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat. Toleransi adalah bagian yang sangat penting dalam moderasi beragama. Sementara, eksklusivitas dan ketertutupan jelas tidak sesuai dengan Bhinneka Tunggal Ika," tegas mantan wali kota Solo itu.(OL-5)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Refleksi 80 tahun Kementerian Agama menjaga kerukunan, pendidikan, dan pengelolaan dana umat demi kemaslahatan bangsa Indonesia.
LIGA Muslim Dunia (Muslim World League/MWL) menyerukan penguatan solidaritas dan persatuan umat Islam di tengah tantangan global saat ini.
SEKRETARIS Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin, mengatakan, penguatan nilai-nilai moderasi beragama di generasi muda adalah yang yang fundamental.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen (Dirjen Bimas Kristen) Jeane Marie Tulung turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam apel Hari Santri.
BPIP dan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar diskusi bertajuk “Aktualisasi Nilai Ketuhanan dan Kebangsaan dalam Menjaga Moderasi Beragama di Indonesia”. Edukasi Pancasila
Toleransi, katanya, adalah kata yang paling sering terdengar tapi terkadang bisa berbalik menjadi penyebab tindakan-tindakan intoleran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved