Rabu 07 April 2021, 15:20 WIB

Bupati Lembata Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Atalya Puspa | Humaniora
Bupati Lembata Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

MI/Alexander P. Taum
Warga mengevakuasi lansia ke lokasi pengungsian di dalam kota Lewoleba, Kabupaten Lembata,NTT Rabu (7/4).

 

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur telah menetapkan status tanggap darurat penanganan bencana banjir bandang, longsor dan gelombang pasang yang terjadi di wilayahnya, terhitung mulai 4 sampai 17 April 2021 melalui Surat Keputusan Bupati Lembata Nomor 326, tertanggal 5 April 2021.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengungkapkan, hal tersebut dilakukan sebagai upaya penanganan bencana banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akibat gelombang pasang yang terjadi pada 2 sampai 5 April 2021 disertai hujan dengan intensitas tinggi yang berdampak pada enam wilayah kecamatan, antara lain Kecamatan Ile Ape, Ile Ape Timur, Lebatukan, Omesuri, Buyasuri dan Wulandoni.

Baca juga: BMKG: Pergeseran Siklon Tropis Seroja Tidak Berpotensi Tsunami

"Diharapkan penetapan status tanggap darurat ini dapat mempercepat pemulihan dan kestabilan aktivitas perekonomian dan kelancaran arus transportasi bagi masyarakat dan wilayah terdampak," kata Raditya dalam keterangan resmi, Rabu (7/4).

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB, terdapat enam titik lokasi pengungsian para warga terdampak, antara lain di SMP Sabar Subur Betun, SDK Betun 1 dan 2, SDI Wemalae Betun, SDI Bakateu dan SDI Kletek. 

Selain itu, terdapat satu titik posko utama yang terletak di aula Kantor Bupati dan satu titik pos lapangan di Puskesmas Waipukang.

Data terakhir yang berhasil dihimpun per Selasa (6/4), pukul 21.00 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia (MD) 28 orang, korban hilang 44 orang, pengungsi 958 orang serta korban luka-luka 98 orang di Kabupaten Lembata.

Adapun jumlah rumah rusak ringan sebanyak 75 unit, rusak sedang 15 unit dan rusak berat 224 unit. (H-3)

Baca Juga

AFP/GIUSEPPE CACACE

Madame Tussauds Buka Cabang Di Dubai

👤Widhoroso 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 00:19 WIB
MUSEUM patung lilin terkenal di dunia, Madame Tussauds membuka cabang di Dubai, Uni Emirat...
Medcom

Pemerintah Daerah Perlu Gencarkan Edukasi Mitigasi Bencana Hidrometeorologi

👤Widhoroso 🕔Senin 18 Oktober 2021, 23:44 WIB
Pemerintah daerah perlu menggencarkan edukasi mengenai mitigasi bencana hidrometeorologi kepada...
Dok. Pribadi

Tiga Dosen UNJ ini Berikan Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Kepada Guru TK 

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 23:21 WIB
Pelatihan kepada para guru itu diharapkan memberikan informasi dan keahlian penting yang berkaitan tentang bagaimana melaksanakan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya