Senin 05 April 2021, 23:45 WIB

Kasus Kaki Bengkak ASN Kotamobagu Bukan Akibat Vaksinasi Covid

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Kasus Kaki Bengkak ASN Kotamobagu Bukan Akibat Vaksinasi Covid

dok.medcom
Ilustrasi

 

KEPALA Dinas Kesehatan Kotamobagu, Sulawesi Utara, dr. Tanty Korompot mengklarifikasi kabar adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengalami pembengkakan kaki usai divaksinasi Covid-19.

Pada Selasa (16/3) di Kotamobagu di laksanakan giat vaksinasi Covid-19 untuk ASN Pemerintah Kotamobagu di Aula Kantor Wali kota Kotamobagu. Peserta yang menerima vaksin dilakukan skrining secara ketat sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku, termasuk ASN yang mengalami pembengkakan kaki.

Pada saat skrining, ASN tersebut dalam keadaan sehat dan dapat dilakukan vaksinasi.

Yang bersangkutan mengalami demam, mual, pusing, muntah, tetapi tidak memberikan informasi kepada narasumber yang terdapat di kartu vaksinasi.

“Sebenarnya pasien ini mengalami keluhan kaki bengkak, kemudian pasien mengaku sejak mengalami gejala belum pernah menghubungi narahubung atau contact person di kartu vaksinasi. Yang bersangkutan mengaku berobat di Puskesmas dan diberikan obat anti nyeri namun belum membaik. Oleh Dinas Kesehatan yang bersangkutan kemudian diarahkan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,”kata dr. Tanty saat Konferensi Pers secara virtual, Minggu (4/4).

Atas kejadian tersebut, lanjutnya, tim dari Dinas Kesehatan melakukan investigasi di rumah yang bersangkutan. hasilnya terjadi pembengkakan di area lutut kaki kiri dan sekitar kaki kiri ini terdapat banyak bekas luka. Esok harinya yang bersangkutan dijemput oleh tim Dinas Kesehatan untuk mendapatkan perawatan di RSUD Kotamobagu kemudian yang bersangkutan diperiksa lebih lanjut lagi.

Pasien kemudian mendapatkan pengobatan dan perawatan dari dokter spesialis penyakit dalam serta dokter spesialis bedah. Pada tanggal 3 April 2021 yang bersangkutan meminta pulang atas permintaan sendiri atau pulang paksa dari RSUD Kotamobagu meskipun pengobatan dan perawatan belum tuntas.

Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya infeksi bakteri. Sehingga dapat disimpul pembengkakan kaki salah satu ASN itu bukan diakibatkan oleh vaksin Covid-19.

“Walaupun keluhan yang bersangkutan tidak berhubungan dengan pemberian vaksin Covid-19, Dinas Kesehatan Kotamobagu tetap melakukan pendampingan dalam proses perawatan,” pungkas dr. Tanty. (OL-13)

Baca Juga: Laksanakan PTM Terbatas, 22% Sekolah Tunjukan Praktik Baik

Baca Juga

Antara/Mohamad Hamzah

Pengawasan Ketat Ternak Impor dan Karantina Hewan Cegah Meluasnya Penyakit Mulut dan Kuku

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:44 WIB
“Titik-titik pemeriksaan, pengawasan dan karantina untuk sapi impor perlu menjadi fokus pemerintah supaya PMK tidak semakin...
DOK Kemenko PMK

Pemerintah Maksimalkan Perlindungan Bagi Anak dan Penyandang Disabilitas yang Terdampak Pandemi

👤Widhoroso 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:01 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, masa depan anak-anak Indonesia, termasuk mereka yang kehilangan orang tua pada masa Pandemi...
Antara

14,3 Juta Lansia Rampung Divaksinasi

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:38 WIB
Jumlah itu setara 66,44 persen dari target 21.553.118...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya