Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengaku mendapat dukungan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan soal rencana penerapan visa jangka panjang atau long term visa.
Visa tersebut diperuntukkan bagi turis asing yang ingin tinggal atau menetap lebih lama di Tanah Air hingga lima tahun ke depan.
"Dari hasil rakor dengan Menko Marves, Pak Luhut, beberapa hari lalu, pemerintah mendukung secara totalits langkah long term visa," kata Sandiaga dalam konferensi pers virtual, Senin (29/3).
Baca juga: Perhatikan, Penerapan GeNose di Bandara Melalui 3 Proses
Kebijakan long term visa diyakini dapat menggaet investasi guna pemulihan ekonomi, khususnya bidang pariwisata.
Diketahui, nantinya, wisatawan mancanagera (wisman) yang ingin menggunakan visa itu mesti mendepositkan uang senilai Rp2 miliar.
Lalu, bagi turis asing yang membawa keluarga bakal menyetorkan Rp2,5 miliar.
"Ini diharapkan tidak hanya mendongkrak kualitas turis tapi juga mendorong investasi karena mereka tinggal lama di sini dan mereka bisa menciptakan lapangan kerja," ujar Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.
Saat ini, rencana penerapan visa jangka panjang bagi wisman sedang digodok bersama Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham)
Gayung bersambut, rencana itu seiring dengan pembukaan perbatasan wilayah untuk menerima wisman di tengah pandemi. Seperti di Bali yang siap menerima turis asing dengan tiga daerah sebagai zona hijau pembukaan wisata, yakni di Nusa Dua, Sanur, dan Ubud
"Kita harapkan masyarakat yang ada di zona hijau diberi prioritas vaksinasi di sektor parekraf (pariwisata dan ekonomi kreatif). Harapan saya sektor pariwisata sudah siap, sehingga Juni atau Juli Bali ini mulai untuk (membuka) wisatawan asing," jelas Sandiaga. (OL-1)
Terkait biaya, visa turis 30 hari dikenakan biaya sebesar AED200 (sekitar Rp840.000), sedangkan untuk masa tinggal 60 hari dikenakan AED300 (sekitar Rp1.260.000).
FIFA PASS resmi hadir untuk mempermudah visa Amerika Serikat bagi pemegang tiket Piala Dunia 2026. Simak fitur, cara kerja, dan syaratnya di sini.
Pengetatan visa Donald Trump mengancam trafik suporter di Miami sebagai host Piala Dunia 2026. Simak dampak ekonomi dan skema FIFA PASS di sini.
Kebijakan visa ketat Donald Trump mulai mengancam kelancaran Grup C Piala Dunia 2026. Maroko dan Brasil hadapi ketidakpastian akses ke Amerika Serikat.
Kebijakan visa ketat Presiden Donald Trump mengancam kehadiran ribuan suporter di Piala Dunia 2026. Simak dampak bagi fans sepak bola global.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung, mengapresiasi kolaborasi antara Bank Jakarta dan Visa. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah strategis agar berdaya saing global.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved