Kamis 25 Maret 2021, 08:05 WIB

Agung Akhmad Gumelar: Dari Mahasiswa untuk Warga

Deden Muhammad Rojani | Humaniora
Agung Akhmad Gumelar: Dari Mahasiswa untuk Warga

Dok. Pribadi
Penggagas Gerakan Pemuda Semangat Bantu Bangsa (PSBB), Agung Akhmad Gumelar.

 

PANDEMI virus korona (covid-19) telah membuat sebagian masyarakat Indonesia kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama mereka dari kalangan menengah ke bawah. Banyaknya penutupan sejumlah tempat usaha berdampak besar terhadap ekonomi perusahaan dan para pekerjanya.

Namun, di balik semua masalah yang terjadi di masyarakat akibat pandemi covid-19, ada saja warga yang peduli dan mau berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Salah satunya ialah gerakan Pemuda Semangat Bantu Bangsa (PSBB) Indonesia.

Gerakan ini diinisiasi Agung Akhmad Gumelar. Komunitas ini secara rutin berbagi logistik berupa paket nutrisi berupa buah, sayur-mayur, susu, telur, dan sembako kepada warga miskin di berbagai wilayah di Indonesia. Agung mengatakan gerakan ini dibentuk sejak 21 Juni 2020, seiring mulai diberlakukannya PSBB (pembatasan sosial berskala besar).

“Kami berusaha mengubah kata tersebut untuk menjadi positif dan memberikan banyak manfaat ke orang lain. Makanya gerakan kami beri nama Pemuda Semangat Bantu Bangsa (PSBB) Indonesia,” jelas Agung, pertengahan Maret lalu.

Gerakan PSBB merupakan grup relawan yang terdiri dari mahasiswa-mahasiswa aktif dari berbagai provinsi di Indonesia. Gerakan itu juga merupakan bagian dari Semangatbantu.com, untuk melaksanakan program-program mereka dan jejaring di wilayah setiap relawan.

“Kami melihat covid-19 sangat berdampak pada masyarakat, khususnya dari segi ekonomi dan sosial. Dengan tenaga maupun dana yang kami miliki, kami mencoba memberikan manfaat kepada banyak orang dan mengajak orang lain untuk berbagi kebaikan,” tambahnya.

Salah satu wilayah yang pernah disambangi relawan PSBB adalah sebuah kampung yang berada di sudut Kota Surabaya, Jawa Timur, yang disebut Kampung Seng. Kata Agung, tempat tinggal masyarakat di sana masih berdinding kayu dan beratap seng. Mereka rata-rata bekerja serabutan yang perekonomiannya sangat terdampak akibat pandemi covid-19.

“Kita berbagi nikmat dengan saudara kita yang membutuhkan. Berbagi paket nutrisi untuk menunjang kehidupan mereka,” tutur Agung.

Penyaluran paket nutrisi juga dilakukan di Makassar, yaitu mengunjungi Desa Daya yang terletak di Kecamatan Biringanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Desember 2020. Di wilayah itu, Relawan PSBB juga membantu penyaluran Gerakan Infak Gandum (GIG) dan Gerakan Infak Nutrisi (GIN) kepada lansia dan duafa yang berada di sana.

Kegiatan penyaluran juga dilakukan di Pondok Pesantren Suffah Hizbullah yang berlokasi di Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah, Maluku pada Desember 2020 yang lalu. Paket nutrisi yang diberikan berupa buah, sayur-mayur, susu, telur, rempah-rempah, dan sembako lainnya.

Paket nutrisi juga diberikan kepada para penyandang disabilitas. Salah satunya Suwono di Tarakan Kalimantan Utara yang tidak memiliki kedua tangan. “Pak Suwono, istri dan 3 orang anaknya tinggal di kontrakan dan tidak memiliki pekerjaan tetap. Alhamdulillah kami berkolaborasi dengan berbagai komunitas untuk sinergi distribusi program bantuan kepada yang membutuhkan,” ucapnya.

Relawan PSBB juga ikut serta membantu masyarakat yang terkena bencana seperti di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, dan Jakarta. Relawan yang tergabung di PSBB direkrut dengan metode beasiswa dan berasal dari mahasiswa aktif perguruan tinggi yang tersebar di sekitar 18 provinsi di Indonesia. “Sampai sekarang jumlah relawan sudah sekitar 75 orang,” ujar Agung.

 

 

Crowdfunding

Untuk pengumpulan dana, Agung dkk mengumpulkan donasi melalui platform crowdfunding semangatbantu.com. Donasi yang sudah terkumpul di platform itu disalurkan melalui mitra maupun relawan PSBB di sejumlah wilayah.

Sebelumnya tim melakukan survei tempat dan orang-orang yang membutuhkan, selanjutnya dengan standar operasional dari lembaga semangatbantu.com para relawan PSBB mendistribusikan bantuan secara tepat guna, tepat waktu, dan tepat sasaran.

Selain menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat, PSBB juga aktif menggelar webinar atau mentoring secara virtual setiap dua pekan sekali dengan mengundang pembicara-pembicara kompeten, khususnya yang sudah berpengalaman dengan dunia kerelawanan dan filantropi.

“Harapan kami semakin banyak masyarakat berbagi kebaikan, baik dengan tenaga maupun dana. Dan agar PSBB yang biasanya dikenal menakutkan, tapi lebih memberikan dampak positif ke masyarakat,” tutupnya. (M-$)

____________________________________________________

• BIODATA •

AGUNG AKHMAD GUMELAR

Tempat, tanggal lahir

Garut, 21Juni 1989
 

 

Pendidikan

Fakultas Teknik jurusan Metalurgi Universitas Indonesia
 

 

Organisasi

Penggagas Gerakan Pemuda Semangat Bantu Bangsa (PSBB)

 

 

 

 

Baca Juga

AFP

Perhimpunan Rumah Sakit Desak Pemberlakuan PSBB

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 20 Juni 2021, 18:50 WIB
Menurutnya PSBB diperlukan karena masih adanya sebagian masyarakat yang abai protokol...
Antara

Pemerintah Masih Andalkan PPKM untuk Tangani Covid-19

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 20 Juni 2021, 18:42 WIB
"Pendekatan kita adalah partisipasi masyarakat harus lebih aktif. Pendekatannya tetap PPKM mikro yang dikoordinir hingga tingkat RT/RW...
DOK Pribadi.

Sulit Hamil, Pasangan Dapat Mencoba Program Bayi Tabung

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 20 Juni 2021, 17:33 WIB
Program bayi tabung adalah teknik reproduksi berbantu (TRB) atau teknik rekayasa reproduksi dengan mempertemukan sel telur matang dengan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perlindungan Ganda terhadap Virus Korona dan Flu

DALAM perlombaan vaksin, perusahaan AS Novavax terlambat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya