Sabtu 06 Maret 2021, 19:30 WIB

PPKM Akan Diterapkan Pada Provinsi yang Memiliki Kasus Tinggi

Atalya Puspa | Humaniora
PPKM Akan Diterapkan Pada Provinsi yang Memiliki Kasus Tinggi

Antara/Moch Asim
Opewrasi Yustisi penerapan protokol kesehatan di gempol,Surabaya, jawa Timur

 

JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan pihaknya akan terus mengevaluasi impelementasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat di lapangan (PPKM). Ia menyatakan, Satgas akan mempertimbangkan menambah cakupan wilayah PPKM apabila terdapat daerah yang memiliki kasus tinggi.

"PPKM akan diterapkan di provinsi yang memiliki kasus yang tinggi. Kami akan terus melakukan evaluasi," kata Wiku kepada Media Indonesia, Sabtu (6/3). 

Berkaca dari penerapan PPKM di wilayah Jawa - Bali, Wiku meyakini bahwa aturan tersebut terbukti efektif dapat menurunkan angka penyebaran covid-19. Kedua Pulau tersebut menjadi wilayahyang menyumbangkan lebih dari 90% kasus nasional pada masa awal pandemi. 

Meski demikian, dengan upaya daerah meningkatkan kualitas penanganan, menunjukkan tren  menurun hingga terlihat pada Februari 2021 menjadi 80 persen. Dan kontribusi 10 besar provinsi menjadi tidak setinggi masa awal pandemi. 

Baca juga : Perlu Kebijakan Khusus Sarpras di Desatana untuk Mitigasi

Secara karakteristik daerahnya, provinsi-provinsi di Pulau Jawa dan Bali merupakan daerah dengan kota-kota besar dan populasi lebih padat dibandingkan provinsi di pulau lainnya. Sehingga potensi penularan lebih tinggi di tengah-tengah masyarakat. 

Hal itu yang menjadi pertimbangan pemerintah dalam menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa - Bali tingkat kabupaten/kota yang dimulai sejak awal Januari 2021 dilanjutkan PPKM mikro tingkat desa dan kelurahan. Kebijakan itu dirasa menjadi salah satu langkah yang tepat memperbaiki kondisi akibat pandemi ini. 

"Tentunya pelaksanaan PPKM mikro yang dikoordinasikan oleh Posko di desa dan kelurahan, harus ditingkatkan kualitasnya dengan koordinasi yang baik antara seluruh perangkat daerah, dan sinergi antara pemerintah daerah dengan pusat dan tentunya peran serta masyarakat agar jumlah kasus Covid-19 di Pulau Jawa dan Bali yang sudah banyak ini tidak semakin bertambah," pungkas Wiku. (OL-7)

Baca Juga

Istimewa

PPNI Siap Kawal Proses Hukum Kasus Penganiayaan Perawat

👤Faustinus Nua 🕔Sabtu 17 April 2021, 17:20 WIB
PERSATUAN Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mengutuk keras kasus perawat RS Siloam Sriwijaya, Palembang yang dianiaya keluarga pasien...
Antara

Wisata Alam Virtual, Sebuah Alternatif di Tengah Pandemi

👤Zubaedah Hanum 🕔Sabtu 17 April 2021, 16:35 WIB
Kkemunduran ekonomi selama pandemi covid-19 ikut memukul sektor wisata alam. Dalam merespons itu, wisata alam virtual menjadi...
Antara

Sekolah Tatap Muka, Baru 53% Sekolah yang Memenuhi Daftar Periksa

👤Zubaedah Hanum 🕔Sabtu 17 April 2021, 16:05 WIB
Hanya 53,15% satuan pendidikan dari total sekolah di Indonesia yang telah memenuhi daftar periksa terkait pembelajaran tatap muka...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya