Selasa 23 Februari 2021, 23:32 WIB

UKM, LSM dan Pelajar Diajak Ikuti Zayed Sustainability Prize 2022

Retno Hemawati | Humaniora
UKM, LSM dan Pelajar Diajak Ikuti Zayed Sustainability Prize 2022

Dok : The Zayed Sustainability Prize
The Zayed Sustainability Prize

 

The Zayed Sustainability Prize membuka pendaftaran edisi 2022.  Uni Emirat Arab, perintis penghargaan dunia yang memberikan penghargaan terhadap inovasi, dampak  dan inspirasi dalam solusi pengembangan keberlanjutan, mengundang UKM, LSM dan Sekolah dari seluruh dunia termasuk Indonesia  untuk mendaftarkan diri ke dalam salah satu kategori: Kesehatan, Pangan, Energi, Air, dan Sekolah Menengah Atas. Pendaftaran akan ditutup pada tanggal 6 Mei 2021.

UKM, LSM dan Pelajar di Indonesia yang mempunyai program atau proyek inovatif dan solutif berkelanjutan berkesempatan memenangkan penghargaan ZSP ini, untuk itu jangan lewatkan kesempatan baik ini, dan segera mendaftar melalui portal daring The Zayed Sustainability Prize (https://zayedsustainabilityprize.com/).

Pada ketegori Kesehatan terbuka untuk organisasi yang memberdayakan orang dengan menyediakan akses ke perawatan kesehatan yang terjangkau, seperti : memastikan akses ke perawatan kesehatan esensial dan terjangkau, meningkatkan kesehatan ibu dan bayi baru lahir, mencegah dan mengobati penyakit yang ditularkan melalui air, dan menangani epidemi dan penyakit akibat polusi dan bahan kimia berbahaya.

Untuk kategori Pangan, terbuka untuk organisasi yang memberdayakan masyarakat dengan menyediakan akses ke makanan yang aman dan terjangkau, seperti : mengurangi kelaparan dan mal nutrisi, menjamin keberlanjutan pertanian, produktivitas dan sistim distribusi, dan meningkatkan produksi pangan berkelanjutan.

Untuk organisasi yang memberdayakan masyarakat dengan menyediakan akses ke solusi hemat energi, bisa mendaftarkan proyeknya di kategori Energi. Syaratnya proyek tersebut harus memastikan keamanan energi, meningkatkan efisiensi energi dan infrastuktur, dan meningkatkan produksi energi bersih dan mendorong inovasi teknologi.

Untuk kategori Air, terbuka untuk organisasi yang memberdayakan masyarakat dengan menyediakan akses ke air minum yang aman dan terjangkau, contohnya : memastikan akses ke air bersih, sanitasi dan higienis, dan meningkatkan kualitas air, efisiensi penggunaan air, dan melindungi ekosistim terkait air.

Untuk kategori Sekolah Menengah Atas, kategori ini terbuka untuk proyek-proyek yang dijalankan oleh pelajar sekolah dengan ide proyek dalam satu atau kombinasi bidang kesehatan, pangan, energi, dan air.

Proyek perlu dirancang untuk memberikan manfaat pendidikan dengan: meningkatkan akses ke pendidikan berkualitas, membantu siswa memperoleh pengetahuan keberlanjutan dan mengembangkan keterampilan teknis dan kejuruan.

Penghargaan akan diberikan kepada para pemenang berupa pendanaan program dengan total sebesar 3 juta Dolar Amerika yang setiap kategorinya akan mendapatkan sebesar 600.000 Dolar Amerika; Untuk kategori Sekolah Menengah Dunia akan dibagi kepada enam pemenang di enam wilayah dunia dengan setiap sekolah bisa mendapatkan sampai dengan 100.000 Dolar Amerika untuk memulai atau memperluas proyek mereka lebih lanjut.  Ke-enam wilayah dunia dari kategori Sekolah Menengah Global adalah Amerika, Afrika Sub-Sahara, Timur Tengah dan Afrika Utara, Eropa dan Asia Tengah, Asia Selatan dan Asia Pasifik Timur.

Meskipun formulir pendaftaran beragam pada setiap kategori, elemen inti dari setiap peserta ada pada cara inovatif di mana teknologinya, penerapannya dan solusinya mendorong perubahan positif di kehidupan masyarakat.  Untuk kategori Kesehatan, Pangan, Energi dan Air, organisasi peserta harus menunjukkan bahwa mereka sedang memperbaiki akses ke produk dan layanan penting dan mempunyai visi jangka panjang untuk kondisi kehidupan dan pekerjaan masyarakat yang lebih baik.  Untuk kategori Sekolah Menengah Dunia, proyeknya harus dipimpin oleh pelajar, dengan penekanan pada para pelajar terlibat aktif dalam proses perencanaan, penerapan dan pengawasan.

The Zayed Sustainability Prize mempunyai tiga tahapan proses evaluasi, dimulai dengan uji kelayakan yang dilakukan oleh konsultan riset dan analisa independen.  Tahap ini akan mengidentifikasi peserta yang layak dan hasilnya menjadi peserta terpilih.  Dilanjutkan dengan penilaian yang dilakukan oleh satu Komite Pemilihan yang terdiri dari sebuah panel ahli-ahli internasional yang independen khusus pada masing-masing kategori.  Dari peserta yang sudah terpilih, para finalis kemudian ditentukan dan datanya akan dikirim kepada Juri Penghargaan yang akan memilih pemenang, di kelima kategori.

Para pemenang akan diumumkan pada tahun 2022 dalam sebuah Upacara Penghargaan sebagai bagian dari Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW). (RO/OL-12)

Baca Juga

Antara

Menkes: Bio Farma Belum Tentukan Harga Vaksin Mandiri

👤Ant 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 20:16 WIB
"Sehingga pemerintah belum bisa menentukan harga batas atas dan bawah dari vaksin tersebut,"...
Foto Twitter Fahmi Ismail.

Pengamat: Perlu Edukasi Publik untuk Ciptakan Dunia Maya Sehat

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 19:51 WIB
Cyber Crime Polri sebagai aparat penegak hukum dapat melakukan edukasi kepada masyarakat dengan menegur terlebih dahulu konten yang...
ANTARA/Wahdi Septiawan

KLHK Tangkap Pemburu Satwa Liar di TN Way Kambas

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 19:30 WIB
Para pemburu satwa liar tersebut akan dijerat dengan pasal pidana...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya