Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
Pada masa pandemi covid-19 ini, menjaga kesehatan tubuh merupakan hal penting yang harus selalu diupayakan. Menjaga kesehatan tubuh bisa dilakukan dengan berbagai cara, antara lain memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, minum air mineral yang cukup, olahraga teratur, dan menjaga pola tidur berkualitas.
Tidur berkualitas dalam durasi yang cukup akan membantu sistem imun tubuh. Menurut Kementerian Kesehatan, orang dewasa membutuhkan waktu tidur 7-8 jam setiap hari. Sementara orang lanjut usia yakni 60 tahun ke atas kebutuhannya 7 jam per hari. Anak-anak dan remaja membutuhkan waktu lebih banyak tidur.
Baca juga: Kanker Prostat, Kapan Waktu Tepat untuk Deteksi Dini?
Kurangnya kualitas tidur akan berdampak negatif pada suasana hati, konsentrasi, serta memicu permasalahan berat badan berlebih, diabetes, dan gangguan jantung. Berdasarkan penelitian dalam European Heart Journal, durasi tidur tidur terlalu pendek (kurang dari lima jam per hari) atau terlalu panjang (lebih dari sembilan jam) dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner atau stroke.
Tidur yang berkualitas secara langsung dapat meningkatkan kesehatan mental dan fisik. Praktisi kesehatan dr Budiman mengatakan, makan sehat dan olahraga harus diimbangi dengan tidur yang berkualitas. "Misalnya sudah makan bergizi dan olahraga teratur, tapi ternyata suka bergadang dan tidurnya tidak berkualitas. Maka ya itu jadinya sama saja kesehatan tidak terjaga. Semuanya harus seimbang, mulai dari makan, olahraga, sampai pola tidur,” ujarnya.
Ia menambahkan, faktor internal seperti stres dan konsumsi makanan/minuman tertentu, serta faktor eksternal seperti lingkungan tempat beristirahat dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang.
"Hindari konsumsi kopi, rokok, dan alkohol, terutama dua jam sebelum tidur. Sebaiknya tidak berolahraga mendekati jam tidur, karena tubuh belum rileks sehingga kita akan sulit tidur," pungkas Budiman.
Menciptakan suasana kamar tidur yang nyaman bisa turut memperbaiki kualitas tidur, salah satunya dengan mematikan lampu saat tidur. "Otak akan terus bekerja jika terpapar cahaya. Ketika gelap, otak mengirim sinyal pada tubuh untuk beristirahat," Lanjutnya.
Terpisah, Garry Marcho Mokodongan Direktur Utama Vablo berpendapat memilih bantal yang tepat menjadi hal penting untuk memastikan kualitas tidur. "Bantal yang teksturnya terlalu keras atau sebaliknya, terlalu empuk dapat menyebabkan sakit leher," ujarnya.
Menurutnya, produk yang berbahan memory foam seperti Vablo sangat disarankan untuk menghindari gangguan otot leher akibat 'salah bantal'. "Bantal berbahan dasar memory foam akan menjaga posisi kepala dan leher tetap simetris. Ini juga bisa berfungsi sebagai terapi pundak dan leher selama tidur," lanjut Garry. (H-3)
Pakar kesehatan olahraga menyarankan transisi bertahap saat kembali berolahraga usai Lebaran untuk menghindari cedera dan detraining effect.
Studi University College London menunjukkan olahraga meningkatkan protein BDNF yang berperan penting dalam fungsi otak, memori, dan kesehatan mental.
Menpora menegaskan pentingnya peran Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan sebagai pengelola aset kementerian.
Memaksakan diri kembali ke porsi normal atau lebih tinggi secara mendadak meningkatkan risiko mulai dari cedera sampai terkena sindrom overtraining
Lansia yang aktif secara fisik cenderung memiliki kondisi tubuh yang lebih bugar dibandingkan mereka yang kurang bergerak.
Orang dewasa yang aktif antara pukul 07.00–08.00 pagi mencatatkan kemungkinan terendah terkena penyakit arteri koroner.
Gen hanya berkontribusi sekitar 25% terhadap usia panjang. Lalu apa yang paling menentukan? Simak peran gaya hidup dan lingkungan menurut penelitian ilmiah.
Penumpang MRT Jakarta melonjak hingga 135.117 orang selama dua hari Lebaran 2026. Tarif Rp1 jadi pemicu utama minat warga gunakan transportasi publik.
Fenomena menyewa tas bermerek kini menjadi tren yang semakin digandrungi, terutama untuk merek-merek ikonik seperti Dior dan Chanel.
Pengembangan kawasan hunian di Bali mulai bergerak ke arah yang lebih luas dari sekadar pembangunan properti.
Ramadan selalu menjadi momen istimewa untuk berkumpul dan menikmati kebersamaan bersama orang terdekat.
Ari Fahrial Syam ungkap kunci sembuh GERD: perubahan gaya hidup, stop rokok, hingga pengobatan tuntas dengan obat golongan P-CAB terbaru. Cek di sini!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved