Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENEMUKAN waktu untuk berolahraga benar-benar menjadi tantangan bagi banyak orang. Olahraga itu penting, tetapi setiap orang juga memiliki kehidupan dengan pekerjaan, keluarga, teman, tugas rumah tangga, waktu santai, dan tidur.
Lalu, kapan waktu olahraga yang cocok? Baik olahraga pagi maupun malam memiliki manfaat kesehatan dan potensi bahaya. Akan tetapi bagi kebanyakan orang, waktu yang tepat untuk berolahraga bukanlah tentang jumlah kalori yang dibakar atau berat beban yang diangkat. Ini lebih tentang perasaan anda saat berolahraga dan pasnya waktu olahraga dalam jadwal kegiatan harian.
Waktu terbaik untuk berolahraga yakni kapan pun anda bisa melakukannya secara konsisten. Jika satu-satunya waktu untuk berolahraga itu sebelum bekerja, pagi menjadi waktu yang terbaik. Jika ingin melakukan aktivitas fisik pada malam yang padat, ada kemungkinan anda malah tidak akan pernah melakukannya. Demikian juga, jika anda hanya dapat melakukan latihan 20 menit dalam sehari tepat sebelum bersiap-siap untuk tidur, itulah waktu terbaik untuk berolahraga.
Selain itu, yang perlu diingat yaitu konsistensi. Meskipun waktu terbaik untuk berolahraga itu kapan pun kita bisa, tetapi waktu terbaik untuk berolahraga yakni waktu yang dapat anda jalankan secara terus menerus selama berhari-hari, berminggu-minggu, dan berbulan-bulan.
Misalnya, jika anda hanya memiliki waktu 20 menit di malam hari, tetapi terus melewatkannya, tanyakan pada diri sendiri adakah cara untuk menyesuaikannya di pagi hari. Mungkin anda tidur 20 menit lebih awal dan bangun 20 menit lebih awal sehingga masih dapat berolahraga 20 menit. Itu hanya mengubah jadwal anda sedikit kan?
Faktanya, orang yang berolahraga secara konsisten mengalami penurunan berat badan dan menghasilkan kebugaran yang lebih baik dalam jangka panjang. Penelitian juga menunjukkan bahwa tubuh anda dapat beradaptasi dengan jadwal latihan rutin. Jadi jika anda berolahraga setiap pagi, mungkin akan menjadi jauh lebih baik dalam berolahraga di pagi hari. Hal yang sama juga terjadi pada olahraga malam hari. (Cnet/OL-14)
Memaksakan diri kembali ke porsi normal atau lebih tinggi secara mendadak meningkatkan risiko mulai dari cedera sampai terkena sindrom overtraining
Lansia yang aktif secara fisik cenderung memiliki kondisi tubuh yang lebih bugar dibandingkan mereka yang kurang bergerak.
Orang dewasa yang aktif antara pukul 07.00–08.00 pagi mencatatkan kemungkinan terendah terkena penyakit arteri koroner.
Peneliti Duke University mengungkap fakta mengejutkan, pembakaran kalori saat olahraga tidak otomatis menambah total pembakaran harian karena tubuh melakukan kompensasi.
Di dalam tubuh manusia, terdapat hormon tertentu yang bertugas mengatur nafsu makan, rasa kenyang, hingga rasa lapar.
Kurang berolahraga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Aktivitas fisik penting untuk menjaga fungsi organ, kebugaran, dan keseimbangan metabolisme.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved