Selasa 26 Januari 2021, 23:04 WIB

Dukung Penerapan GeNose di Kereta, Pengamat : Praktis dan Murah  

Insi Nantika Jelita | Humaniora
Dukung Penerapan GeNose di Kereta, Pengamat : Praktis dan Murah  

Antgara/M.RIsyal Hidayat
Implementasi GeNose di Stasiun Pasar Senen

 

PENGAMAT transportasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Muslich Zainal Asikin mendukung penggunaan alat pendeteksi covid-19, GeNose yang diberlakukan pada penumpang kereta api mulai 5 Februari mendatang. 

Menurutnya, pemakaian GeNose akan menguntungkan masyarakat, karena harga yang dipatok dianggap murah sekitar Rp20 ribu per orang. Selain itu, sistem GeNose yang mendeteksi virus korona dalam waktu 50 detik dianggap efisien.

"Dengan penerapan GeNose yang kualitasnya setingkat dengan swab test atau PCR, lalu teknisnya lebih mudah dan praktis serta biayanya yang jauh lebih rendah. Beban masyarakat akan berkurang. Ini merupakan langkah yang positif," ujar Muslich kepada Media Indonesia, Selasa (26/1).

Selain itu, dia mendorong pemerintah untuk menerapkan penggunaan GeNose tidak hanya di stasiun kereta api atau di terminal bus semata. Dia meyakini dengan memperluas persebaran pemakaian GeNose, dapat menekan penularan covid-19. 

"Segera harus diterapkan juga di airport dan tempat publik lainnya, termasuk untuk penduduk yang pergi lintas daerah menggunakan kendaraan umum," jelas Muslich.

Baca juga : KAI Akan Sediakan Rapid Test GeNose di Sejumlah Stasiun

Muslich juga mengatakan, dengan adanya GeNose, dapat meminamilisir praktek-praktek curang oleh oknum yang sengaja menjual biaya swab test yang melebihi harga jual. 

"Ini juga akan membendung pihak-pihak yang mengail di air keruh dengan biaya swab test atau PCR yang mahal," pungkasnya.

Penggunaan GeNose C19 resmi jadi syarat perjalanan kereta api. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 11 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Pandemi Covid-19.

"Penggunaan GeNose berlaku pada 5 Februari. Untuk penumpang bus hanya random checking," ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati kepada wartawan hari ini. (OL-7)

Baca Juga

Dok tangkapan layar diskusi virtual

Kunci Tangani Pandemi, Pemerintah dan Masyarakat Harus Kerja Sama

👤Siswantini Suryandari 🕔Rabu 03 Maret 2021, 06:19 WIB
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menegaskan  suksesnya Indonesia menangani covid-19 dengan adanya kerja sama...
DOK Pribadi

Memberi Motivasi dan Inspirasi Melalui Buku

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 03 Maret 2021, 02:20 WIB
Kegagalan bukan menjadi akhir dari segalanya. Dengan kerja keras tanpa kenal lelah serta optimisme, kegagalan yang dialami pada akhirnya...
Ist/DPR

Puan: Kecepatan Vaksinasi Covid-19 Bergantung Kesiapan Puskesmas

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Maret 2021, 23:34 WIB
Menurutnya, dengan memiliki tenaga kesehatan dan infrastruktur puskesmas yang andal, maka proses vaksinasi berlangsung...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya