Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Satgas Penanganan Covid-19 PB IDI Zubairi Djoerban mengingatkan pemerintah untuk terus melakukan sosialisasi vaksinasi ke masyarakat. Hal itu karena masih banyak masyarakat yang ragu mendapatkan vaksinasi covid-19 ini.
Namun, dengan catatan sosialisasi perlu dilakukan dengan komunikasi yang lemah lembut dan bahasa yang mudah dipahami. Pemerintah disarankan tidak menangkat ancaman berupa denda kepada warga jika tidak ingin divaksin.
“Saya beberapa kali sampaikan begini, sosialisasi vaksin itu harus lemah lembut dan memakai bahasa yang mudah dipahami. Bukan dengan ancaman. Itu penting,” tulisnya dalam akun Twitter @ProfesorZubairi, Jumat (15/1).
Baca juga: DPR Minta Pemerintah Pastikan Keamanan dan Mutu Vaksin Covid-19
Kampanye vaksinasi covid-19 sudah mulai dilakukan, salah satunya di Jakarta. Namun, isu penolakan vaksinasi masih riuh. Oleh karena itu, menurutnya, mengedepankan edukasi adalah penting dilakukan.
“Terus kedepankan edukasi. Kalau sudah, ya di kedokteran itu ada konfidensialitas dan consent. Artinya, setelah dijelaskan, pasien tinggal pilih, mau disuntik atau tidak, mau obat ini atau tidak. Gitu,” jelasnya.
Namun, ia mengingatkan kalau vaksinasi itu bertujuan melindungi diri. Selain itu, bisa membentuk kekebalan komunal yang pada akhirnya akan memberikan perlindungan pada semua orang dari covid-19.
Sehingga, kalau masyarakat melakukan penolakan justru akan merugikan diri sendiri dan orang lain di sekitarnya.
“Yang terang, vaksinasi kan tidak hanya untuk melindungi diri. Tapi juga menciptakan kekebalan komunal yang akhirnya melindungi semua orang. Kalau menolak, tidak hanya merugikan diri sendiri, tapi juga orang lain dan orang terdekat. Ini kan soal kesadaran. Semoga lekas paham,” pungkasnya.
Sementara itu, sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta masih selalu mengingatkan masyarakat untuk wajib ikut vaksinasi. Adapun jika menolak vaksinasi akan diancam denda Rp5 juta.
"Ya, bagi masyarakat, sesuai dengan Perda 2/2002, bagi yang menolak vaksin bisa dikenakan sanksi pidana, denda besarnya Rp5 juta," kata Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria, Rabu (13/1).
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar mendukung program vaksinasi covid-19 yang dilakukan pemerintah. Ia meminta masyarakat tidak perlu ragu akan keamanan vaksin.
"Kami minta masyarakat mendukung, tidak usah khawatir dan ragu. Vaksin ini baik, aman, sehat, dan membantu kita agar terbebas dari covid-19," ujarnya. (OL-1)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Hingga saat ini, dokter belum tersebar merata di seluruh wilayah, sebagian besar masih terkonsentrasi di kota-kota besar.
Pengurus Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Iqbal Mochtar menjelaskan bahwa paparan dalam dosis tinggi dan jangka waktu lama cesium-137 atau cs-137 dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius
BARU-BARU ini, publik disuguhi kabar tidak sedap.
Padahal, peran dan posisi molegium dalam sistem pendidikan kedokteran sangat krusial dan menyangkut langsung mutu pelayanan kesehatan masyarakat.
KETUA Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Slamet Budiarto menilai komunikasi Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin harus segera diperbaiki.
Kolegium kedokteran merupakan lembaga ilmiah yang menjaga independensi dalam penetapan standar kompetensi dokter, standar pendidikan profesi dokter yang bersifat otonom.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved