Senin 21 Desember 2020, 11:49 WIB

DPR Yakin Pemerintah Jamin Keamanan Vaksin Asal Tiongkok

Kautsar Bobi | Humaniora
DPR Yakin Pemerintah Jamin Keamanan Vaksin Asal Tiongkok

AFP/HANDOUT / INDONESIAN PRESIDENTIAL PALACE
Kontainer yang berisi vaksin Sinovac tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 6 Desember 2020.

 

KOMISI IX DPR meyakini vaksin yang didatangkan dari Tiongkok menjadi langkah terbaik pemerintah untuk memutus penyebaran covid-19. Vaksin tersebut akan diedarkan setelah melewati serangkain proses pengujian oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kami di Komisi IX, di luar sebagai dokter, percaya kepada pemerintah, dalam hal ini BPOM, Kementerian Kesehatan, dan pihak-pihak yang terlibat (dalam vaksin covid-19)," ujar Ketua Komisi IX Felly Estelita Runtuwene, Senin (21/12).

Felly menekankan pemerintah tidak mungkin menginginkan rakyatnya celaka akibat disuntik vaksin covid-19. Pasalnya, beberapa negara menghentikan program uji coba vaksin asal 'Negeri Tirai Bambu' yang dinilai bermasalah itu.

Baca juga: Kapal Pelni Siap Distribusikan Vaksin Covid-19

"Pemerintah akhirnya menggratiskan vaksin. Ini kan bukan harga yang murah. Pemerintah tidak ingin kehilangan uang apalagi nyawa. Kenapa vaksin ini diadakan, kami tidak ingin kehilangan banyak jiwa di negara kita," tuturnya.

Selain itu, Presiden Joko Widodo telah menegaskan bersedia menjadi yang pertama disuntik vaksin covid-19. Hal itu untuk memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat.

"Menurut kami, apa yang sudah disampaikan, dibuat, diusahakan pemerintah ini bukan main-main untuk mencelakakan masyarakat. Dengan uji klinis ketiga kali dan disampaian BPOM ini laik, kepala negara kita mau ambil risiko," tuturnya.

Politikus Partai NasDem itu memastikan pimpinan hingga anggota Komisi IX telah menyentujui langkah pemerintah untuk memutus rantai penyebaran covid-19 melalui vaksin.

Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin covid-19 asal perusahaan Tiongkok, Sinovac, telah tiba di Indonesia. Vaksin itu disebut sebagai harapan baru penanganan virus berbahaya di Tanah Air

Meski begitu, vaksinasi belum bisa dimulai. Sebab, masih ada serangkaian tahapan yang perlu dilakukan BPOM. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Kasus Covid-19 Nasional Bertambah 1.831 Orang

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 22:40 WIB
Sedangkan, untuk kasus aktif bertambah 754 sehingga menjadi 13.968...
Antara

Ibu Hamil dan Menyusui Harus Berhati-Hati dalam Memilih Skincare

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 22:24 WIB
Penggunaan bahan tertentu pada produk skincare, tidak langsung terdeteksi melalui USG dan dikhawatirkan mengganggu perkembangan otak...
Antara

Menkes: Berantas Narkoba, Wujudkan Generasi Unggul

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 21:10 WIB
Pemuda merupakan generasi penerus bangsa, yang berperan penting dalam program pembangunan negara. Pada 2030, Indonesia akan mencapai bonus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya