Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Pernahkan Anda melihat bayi dan anak-anak diberi bedak bagaikan donat dibubuhi gula halus? Ternyata meski terlihat lucu, hal itu tidak baik dilakukan.
Membubuhkan bedak pada bayi juga ada aturannya. "Area genital dan wajah sebaiknya dihindari untuk diberi bedak," kata Dr. Haryono Hartono, PhD, Head of Research and Development, APAC PZ Cussons saat memperkenalkan cussons baby powder baru dengan inovasi moodscent, dalam webinar, Selasa (15/12).
Jika tetap ingin memberi bedak pada wajah, sebaiknya juga hindari membubuhkan langsung. Hal ini dimaksudkan agar partikel tidak masuk ke hidung, mata dan mulut bayi. Dr. Haryono Hartono menyarankan agar bedak tabur sebaiknya ditampung terlebih dahulu di tangan, kedua tangan dikatubkan dan diputar, kemudian baru bubuhkan pada wajah bayi.
Profesor Francis McGlone seorang pakar Neuroscience terkemuka juga menambahkan saat membubuhkan bedak akan terjadi sentuhan dengan bayi. Sentuhan yang lembut ternyata juga dapat mempengaruhi perkembangan otak dan emosi melalui sebuah sistem pada saraf di dalam kulit bayi yang merespons sentuhan orang tuanya.
“Sentuhan yang lembut tidak hanya dapat mempengaruhi perkembangan otak bayi, tetapi juga membantu mendukung sistem kekebalan, mempengaruhi suasana hati, tingkat stress dan banyak manfaat yang lain. Bersama dengan tim riset dari Cussons, kami juga memahami bahwa memori terawal kita terbentuk lewat reaksi dari sentuhan lembut orang tua yang disertai dengan aroma yang menyenangkan," katanya. (OL-12)
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur jantung yang didapat sejak lahir dan berpotensi mengganggu aliran darah ke seluruh tubuh.
Seiring meningkatnya misi komersial ke luar angkasa, para ahli memperingatkan adanya risiko kesehatan reproduksi yang terabaikan. Apakah manusia siap bereproduksi di orbit?
Data menunjukkan sekitar 30% bayi mengalami gumoh, dengan puncak frekuensi pada usia 3 hingga 4 bulan.
Membedong kaki dengan tujuan meluruskan struktur tulang tidak memiliki dasar medis.
Pemilihan alas kaki seharusnya mengutamakan kenyamanan anak di atas fungsi korektif yang belum tentu diperlukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved