Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Sosial RI memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) untuk mendukung penuh kesetaraan para penyandang disabilitas dan mengambil tindakan agar penyandang disabilitas diikutsertakan dalam semua aspek masyarakat dan pembangunan.
Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial RI, Grace Batubara mengatakan dukungan penuh keluarga terhadap penyandang disabilitas sangat penting untuk mengembangkan kemampuan mereka sehingga dapat berkembang, berkreativitas, dan turut berperan dalam pembangunan bangsa.
Baca juga: LIPI Dorong Penelitian Budidaya Lobster Berkelanjutan
"Keluarga berperan dalam mendukung tumbuh kembang anak penyandang disabilitas. Orang tua harus tetap gigih dalam memberikan pola asuh terbaik dan harus yakin serta meyakinkan bahwa penyandang disabilitas juga setara dengan yang lain," tegas istri Menteri Sosial Juliari P. Batubara ini dalam talkshow Disabilities Show Episode 1 yang disiarkan langsung di Televisi Republik Indonesia (TVRI) dan kanal Youtube Kemensos RI di Jakarta, Senin (30/11).
Grace pun mengatakan semua pihak mempunya peran penting dalam mengembangkan kemampuan penyandang disabilitas. Di tingkat pusat, Kemensos hadir bersama masyarakat untuk memberikan perlindungan sosial yang komprehensif bagi tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus. Pemerintah daerah juga harus ikut andil dalam mendukung para penyandang disabilitas agar mendapat akses yang sama. Salah satunya akses terhadap layanan publik.
Kemensos memiliki Unit Pelaksana Teknis (UPT) berupa Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas di beberapa wilayah di Indonesia yang dapat dimanfaatkan orang tua penyandang disabilitas. Balai ini sebagai tempat untuk mengembalikan keberfungsian sosial dari para penyandang disabilitas.
Selanjutnya Ketua HDI 2020, Anne Nurfarina yang juga menjadi bintang tamu mengatakan keluarga berperan besar membangun semangat anak-anak penyandang disabilitas. “Keluarga harus mengubah cara berfikir dan mulai merencanakan masa depannya. Misal rencana pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan penyandang disabilitas,” jelasnya.
Anne menambahkan, setiap manusia kreatif, termasuk anak-anak penyandang disabilitas. Mereka memiliki kreativitas sama dengan yang lain. Hal ini terbukti dari video-video hasil karya penyandang disabilitas yang telah diunggah di website creativedisabilitiesgallery.com. Para penyandang disabilitas juga bisa beradaptasi pada industri 4.0 atau era digital.
Anne yang juga sebagai Ketua Dewan Penasehat Creative Business Of Difable Community (CIDCO), menceritakan berdasarkan pengalamannya, setiap manusia ada kepekaan baik sensorik, motorik maupun visual. Menariknya, di kalangan penyandang disabilitas seperti autistik cenderung memiliki kepekaan visual, down syndrome memiliki kepekaan motorik contohnya ahli di bidang seni tari.
“Hal yang lebih menarik lagi ketika tuna rungu bisa menari hanya dengan melihat ketukan,” pungkasnya. (H-3)
Kemensos mengirimkan Tim Asesmen khusus ke Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memverifikasi status sosial ekonomi keluarga YBS.
Kementerian Sosial (Kemensos) mengirim Tim Asesmen ke Ngada, NTT, untuk mendalami kondisi keluarga YBS, anak SD yang bunuh diri beberapa waktu lalu.
Kemensos menonaktifkan 13,5 juta peserta BPJS Kesehatan dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) sepanjang 2025.
Peserta JKN yang dinonaktifkan tersebut bisa mengaktifkan kembali status kepesertaan JKN-nya jika yang bersangkutan memenuhi beberapa kriteria.
Persoalan keterbatasan kapasitas, terutama pada Sekolah Rakyat yang belum memiliki gedung sendiri dan masih memanfaatkan sentra atau balai milik Kementerian Sosial.
Abidin mendorong adanya koordinasi cepat antara Kementerian Sosial dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat pembangunan fisik sekolah di tingkat kabupaten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved