Sabtu 28 November 2020, 20:08 WIB

Kemendikbud Ingin Ubah Stigma Pendidikan Vokasi

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Kemendikbud Ingin Ubah Stigma Pendidikan Vokasi

Kagama
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto.

 

DIREKTORAT Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ingin mengubah stigma pendidikan vokasi yang selama dianggap pilihan kedua. Sejumlah kegiatan dilakukan diantaranya lomba menyanyikan lagu milik orang lain atau dikenal dengan 'cover' lagu.

"Kami ingin semua siswa pendidikan vokasi tanpa batas, tidak hanya memiliki kemampuan teknis tetapi juga kemampuan non-teknis," kata Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto dalam taklimat media 'Grand Final Lomba Cover Lagu Condong Pada Mimpi' di Jakarta, Jumat (27/11).

Menurut Wikan menambahkan lagu 'Condong Pada Mimpi' merupakan musik tema vokasi Indonesia. Lagu tersebut terinspirasi dari kisah hidup Wikan Sakarinto saat masih mengikuti pendidikan vokasi.

Setelah lulus SMA, Wikan bercita-cita masuk pendidikan sarjana Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM), namun pada kenyataannya ia hanya diterima di Program Diploma Teknik Mesin UGM. Berkali-kali mencoba, namun ia gagal masuk program sarjana. Hingga kemudian, ia memilih fokus menjalani pendidikan diplomanya.

"Nyatanya saat ini, pendidikan vokasi saat ini sudah sampai pada magister terapan," katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Wikan berharap dapat mengubah stigma pendidikan vokasi yang masih dianggap pilihan kedua dan dipandang sebelah mata. Ia menekankan bahwa dalam memilih pendidikan hendaknya disesuaikan dengan minat dan bakat siswa.

"Ini merupakan upaya kami dalam rebranding pendidikan vokasi Indonesia, salah satunya dengan membuat lagu yang cocok untuk milenial dan generasi lainnya," kata Wikan.

Juri lom,ba cover lagu "Condong Pada Mimpi' Purwacaraka mengatakan insan pendidikan vokasi memiliki musikalitas yang juga mumpuni. "Melalui lomba cover ini, kami harap dapat membantu masyarakat agar lebih mengenal pendidikan vokasi," katanya. (Ant/R-1)

Baca Juga

Antara

GeNose akan Dipakai Deteksi Korona di Transportasi Publik

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 24 Januari 2021, 22:00 WIB
GeNose merupakan alat pendeteksi covid-19 buatan Indonesia, yang diinisiasi oleh tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada...
Ist

480 Paket Bubur Bayi untuk Korban Gempa Sulbar

👤Syarief Oebaidillah 🕔Minggu 24 Januari 2021, 21:12 WIB
Sebanyak 480 paket bubur bayi disalurkan untuk korban gempa bumi di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), sejak Selasa...
MI/ Bary Fathahilah

Pemaksaan Siswi Berjilbab Akumulasi Pembiaran Kebijakan Intoleran

👤Faustinus Nua 🕔Minggu 24 Januari 2021, 21:10 WIB
Pasalnya, kasus intoleransi di sekolah yang dilakukan secara terstruktur bukanlah kasus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya