Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK dari pandemi covid-19 semakin menempatkan posisi perempuan sebagai kelompok yang rentan terhadap tindak kekerasan berbasis gender.
Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga, penting untuk menggaungkan perlindungan dan pemberdayaan perempuan di masa pandemi saat ini. “Sinergi kuat antarsektor harus terus dilakukan. Pemerintah, akademisi, dunia usaha, media massa, dan masyarakat harus mengambil peran masing-masing. Media massa juga berperan menyosialisasikan isu ini,” kata Bintang dalam diskusi virtual bertema Pandemi covid-19 dan perlindungan perempuan. Bagaimana peran pers?, kemarin.
Bintang melanjutkan, perempuan sebenarnya punya peran sentral dalam rumah tangga, seperti memastikan kondisi kesehatan keluarga sebagai agen yang
penting dalam kampanye disiplin protokol kesehatan.
Sinergi kuat antarsektor harus terus dilakukan. Pemerintah, akademisi, dunia usaha, media massa, dan masyarakat harus mengambil peran masing masing.
Adanya kenaikan kasus kekerasan dalam rumah tangga dalam tahun ini sebagai bukti bahwa perempuan masih dalam posisi yang dirugikan. Kementerian
PPPA mencatat terdapat 8.114 laporan kekerasan terhadap anak dan perempuan, 21,5% ialah kekerasan dalam rumah yang dilakukan anggota keluarga.
Sementara itu, Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan Dewan Pers, M Agung Dharmajaya, menjelaskan bahwa perempuan ialah market besar
media, tapi ironinya media sering kali melupakan kebutuhan perempuan. “Pemberitaan memiliki nilai positif bagi perempuan, tapi media juga memberitakan
kekerasan yang dialami perempuan,” katanya.
Menurut Agung, media harus memberikan perhatian khusus pada meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan selama pandemi. Pemberitaan yang diharapkan ialah memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat. Mendorong perilaku yang baik seperti apa terhadap perempuan,” tegasnya. (Wan/H-1)
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pers harus menjaga kepercayaan publik di tengah disinformasi dan AI. Kolaborasi media, pemerintah, dan platform digital jadi kunci ruang informasi sehat.
Sepanjang 2025, isu kemerdekaan pers, profesionalisme jurnalistik, serta keberlanjutan ekonomi media menjadi tiga persoalan utama yang saling berkaitan.
Media massa bisa semakin berperan sebagai duta literasi keuangan untuk membantu meningkatkan literasi, inklusi, dan pelindungan konsumen secara langsung di masyarakat.
WALI Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan pihaknya membutuhkan media massa untuk mengoptimalkan penginformasian kepada publik.
Broadcast: Jangkau audiens masif! Pelajari definisi, strategi, dan cara efektif sebarkan informasi secara luas. Raih perhatian maksimal!
Di tengah arus informasi yang begitu deras, generasi muda harus memiliki kemampuan literasi media yang kuat agar dapat mencerna informasi dengan cerdas.
Insiden viral pengeroyokan guru oleh wali murid di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menjadi alarm keras darurat kekerasan di dunia pendidikan Indonesia.
UNISA Yogyakarta menyampaikan keprihatinan atas dugaan kasus kekerasan yang melibatkan dua mahasiswa UNISA Yogyakarta.
Dinas terus berkoordinasi dengan lintas instansi untuk memastikan ketersediaan layanan pengaduan yang mudah diakses oleh seluruh warga hingga tingkat kelurahan.
Tidak ada zona tertentu yang bisa dikategorikan rawan secara absolut karena potensi kekerasan dapat terjadi di mana saja.
Ia menjelaskan, koordinasi melibatkan berbagai unsur aparat penegak hukum.
Kemendikdasmen meluncurkan Gerakan Rukun dengan Teman yang merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved