Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
DI MASA pandemi, para pendidik harus mencari strategi yang tepat untuk diaplikasikan dalam sistem belajar mengajar. Hal itu diperlukan agar mahasiswa meraih hasil bagus di akhir perkuliahan.
Di sisi lain, anggapan bahwa sistem pembelajaran online diterapkan karena pandemi Covid-19 dinilai kurang tepat. Sistem pembelajaran secara daring seperti ini dinilai sebagai salah satu potret pembelajaran di masa mendatang.
“Pemerintah dan pihak pendidikan tinggi sudah merencanakan metode Pembelajaran Jarak Jauh dari beberapa tahun lalu. Dengan metode PJJ sistem belajar mengajar akan lebih mudah diaplikasikan dengan baik,” ujar Dr Uwes Anis Chaeruman, Dewan Penasihat Asosiasi Program Studi Teknologi Pendidikan Indonesia (APS-TPI) dalam webinar 'Langkah Sukses Memenuhi Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) yang diadakan PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA), Kamis (27/11).
Uwes membagi metode e-learning dalam dua jenis yaitu synchronous learning dan asynchronous learning. Synchronous learning merupakan metode yang digunakan para pengajar melalui pembahasan perkuliahan secara langsung baik melalui live synchronous learning (tatap muka) dan virtual synchronous (tatap maya), sedangkan asynchronous metode pembelajaran yang memanfaatkan teknologi modern seperti aplikasi dan fitur-fitur tertentu.
"Asynchronous di bagi dua yaitu self directed asynchronous dan collaborative asynchronous. Self directed asynchronous merupakan metode pembelajaran yang bisa dilakukan secara mandiri dan bisa diakses dimana saja dan kapan saja. Metode ini sangat cocok diaplikasikan selama masa pandemi," ungkapnya.
Sedangkan Dosen Hubungan Internasional dan Tim Pengembang Konten E-Learning IAIN Parepare, Syarif Iqbal mengatakan menemukan metode pembelajaran online yang tepat untuk mahasiswa tidaklah mudah. Menurutnya, di era digital, kesenjangan teknologi antargenerasi menjadi salah satu halangan terbesar. "Salah satu cara yang bisa dilakukan dengan menerapkan pembelajaran melalui media yang sedang digandrungi mahasiswa," ujar Iqbal.
Menurut Muhammad Haramain,salah satu Tim Pengembang E-Learning IAIN Parepare, aktivitas pembelajaran online telah diimplementasikan dengan baik di kampus IAIN Parepare sejak 2010. Media pembelajaran yang digunakan IAIN Parepare adalah Edlink yang telah diunduh lebih dari 150 ribu mahasiswa dan 7 ribu dosen di seluruh Indonesia.
“Adanya Edlink di sini sangat memacu semangat kami dalam melakukan pembelajaran onlen. Kami merasa sangat terbantu dengan penggunaan aplikasi ini," tuturnya. (RO/R-1)
Program studi yang selaras dengan minat umumnya akan membuat proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan, sekaligus meningkatkan motivasi dalam menjalani perkuliahan.
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), saat ini terdapat hampir 10 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di 4.416 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Perguruan tinggi sebagai pengampu pendidikan tinggi disebut harus bisa melakukan berbagai terobosan dan penguataan kelembagaan agar berdampak nyata bagi masyarakat.
SNBP merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang didasarkan pada penelusuran prestasi akademik menggunakan nilai rapor, serta prestasi akademik dan nonakademik.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved