Selasa 24 November 2020, 21:37 WIB

Riset Medis di Tengah Pandemi Perlu Ditingkatkan

Faustinus Nua | Humaniora
Riset Medis di Tengah Pandemi Perlu Ditingkatkan

Antara/Dhemas Reviyanto
Riset vaksin merah-putih

 

MENTERI Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro mengatakan, kolaborasi kerja sama Indonesia-Belanda terkait riset dan pendidikan mempunyai prioritas pada sektor ekonomi, sosial dan lingkungan. Secara khusus di sektor sosial, aktivitas riset medis perlu ditingkatakan, termasuk riset vaksin untuk Covid-19.

"Aktivitas riset internasional, seperti riset medis, riset vaksin harus jadi area yang dekat dengan kerja sama antara kedua negara," ungkapnya dalam Webinar WINNER, Achieving SDGs: From Knoledge to Practise, Selasa (24/11).

Dia menjelaskan, di masa pandemi ini sektor kesehatan memang mendapat perhatian utama. Melalui kerja sama internasional, krisis kesehatan global yang terjadi di hampir semua negara perlu diselesaikan bersama.

Untuk Indonesia-Belanda, kolaborasi kedua negara tetap mempeehatikan 3 sektor utama. Pasalnya, pandemi tidak hanya berdampak pada kesehatan saja tapi juga ekonomi dan lingkungan.

Menurut Bambang, dengan menyeimbangkan ketiga sektor tersebut, baik Indonesia dan Belanda bisa sama-sama mengatasi pandemi dengan tetap menjaga tujuan pembangunan berkelanjutan.

Baca juga : Pemerintah Gunakan Big Data Permudah Penyaluran Vaksin Covid-19

"Orang bisa selamat dari Covid-19, tapi juga bisa tidak selamat jika pendapatannya berkurang. Menggabungkan 3 hal itu sangat penting. Indonesia bisa belajar bagaimana Belanda terus mengembangkan 3 sektor itu dan menyeimbangkannya," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda Ingrid Katharina van Engelshoven juga mendukung langkah tersebut. Menurutnya, medikal riset sangat penting bagi kesehatan dan kualitas hidup. Sektor tersebut merupakan perhatian utama global dan kerja sama menjadi pilihan terbaik semua negara.

"Jika saya lihat, ini area yang bisa kita kerja sama dan meningkatkan nilai tambah," kata dia.

Ingrid menilai kerja sama kedua negara berdasarkan kepentingan akan kebutuhan bersama. Belanda mempunyai lembaga-lembaga pendidikan ternama dan Indonesia pun merupakan negara peningkatan pembangunan nasional yang cukup impresif, menurunya.

"Sangat menarik untuk bekerja sama, karena hanya dengan kerja sama internasional kita dapat menjaga level tertinggi kualitas kita. Kita melihat pembangunan di Indonesia sangat impresif dan ingin menjadi bagian dari pembangunan itu."pungkasnya. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA

Sekolah Dilarang Paksa Siswa Gunakan Seragam Model Agama Tertentu

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 15:31 WIB
Sekolah tidak boleh membuat peraturan atau imbauan bagi peserta didik untuk menggunakan model pakaian kekhususan agama tertentu sebagai...
 Ina FASSBENDER / AFP

Pfizer Siapkan 40 Juta Vaksin Covid-19 untuk Negara Miskin

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 13:32 WIB
Perusahaan farmasi Pfizer akan memberikan hingga 40 juta dosis vaksin covid-19 untuk negara-negara miskin tanpa mendapatkan...
ANTARA/Oky Lukmansyah

Harus Ada Sanksi Tegas Pelaku Intoleransi di Satuan Pendidikan

👤Humaniora 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 13:20 WIB
Sekolah tidak boleh membuat peraturan atau imbauan bagi peserta didik untuk menggunakan model pakaian kekhususan agama tertentu sebagai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya