Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PENCAPAIAN membanggakan diraih Ignatius Genta Banyu Adjie di ajang Global Science Video Competition yang diselenggarakan Breakthrough Junior Challenge 2020, beberapa waktu lalu. Walau gagal menjadi yang terbaik, siswa kelas XII Global Sevilla, Pulomas, Jakarta Timur itu menjadi satu-satunya wakil Indonesia dari 29 peserta seluruh dunia yang bertahan hingga semifinal.
Genta gagal ke final karena karya videonya tentang Bernoulli Principle of Flight dalam teknik penerbangan pesawat terbang, tidak mendapatkan jumlah likes dari warganet yang dibutuhkan untuk lolos ke final. Pada tahap semifinal, peserta yang lolos ke final adalah mereka yang karyanya mendapat likes tertinggi di media sosial.
"Ada yang membuat saya merasa kesal bahwa kriteria untuk menjadi finalis itu berdasarkan likes. Menurut saya itu penilaian yang subjektif," ungkapnya.
Genta mengakui bahwa ada beberapa semifinalis yang menurutnya sangat bagus secara konten dan penyampaiannya, namun nasibnya harus sama dengan dirinya yaitu tidak lolos ke final karena kalah jumlah likes.
"Tapi pada akhirnya saya biasa saja karena ternyata ini bukan cuma sekadar menang atau tidak. Yang penting kontribusi. At least you do something untuk membangun dunia sains, membuat kemajuan. Itu yang paling penting," jelasnya.
Dari ajang ini, Genta mengambil banyak hal positif. Salah satunya bahwa Indonesia memiliki banyak orang pintar khususnya di bidang ilmu pengetahuan alam.
"Pada ujian apapun dalam bidang IPA, Indonesia itu pasti juara. Tapi kenapa Indonesia kurang dapat apresiasi dari dunia internasional? Itu karena kurang exposure," paparnya.
Breakthrough Junior Challenge adalah kompetisi video sains global yang bertujuan untuk mengembangkan dan menunjukkan pengetahuan generasi muda tentang sains, matematika, dan prinsip-prinsip ilmiah lainnya. Tak hanya sekadar sebuah kompetisi global, ajang yang telah berlangsung sejak 2015 ini juga menjadi tempat bagi anak-anak untuk berekspresi akan kesenangannya tentang sains. (RO/R-1)
Ilmuwan berhasil menyempurnakan metode penentuan usia permukaan Bulan dengan menggabungkan data sampel Chang’e-6.
Penelitian terbaru mengungkap meteorit Mars Black Beauty menyimpan air purba jauh lebih banyak, memperkuat bukti Mars pernah basah dan layak huni.
Studi terbaru mengungkap makalah ilmiah karya perempuan membutuhkan waktu lebih lama untuk terbit dibanding laki-laki.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Panduan Aman Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026
Para ahli astronomi mengingatkan masyarakat untuk tidak melihat gerhana secara langsung dengan mata telanjang, karena dapat membahayakan kesehatan mata
Kemitraan ini mendukung pendidikan STEM (Science, Technology, Engineering and Math) bagi pemuda kurang mampu dalam program enam tahun.
Nestlé terus memberi dukungan terus mendorong karyawan perempuannya untuk berkarya di bidang STEM (Science, Technology, Engineering and Math).
Kontestan asal Arab Saudi meraih medali emas dalam ajang World Invention Creativity Olympics (WICO) 2022.
Egelman mengatakan penelitiannya dapat memberikan pemahaman baru dan membantu untuk membuka jalan bagi teknologi yang didasarkan pada baling-baling mini.
PRESTASI membanggakan dicetak Imran, siswa Madrasah Tsanawiyah (MTsn) 1 Tangerang Selatan, Banten di Internasional Youth Metaverse Robot Challenge 2022.
INOVASI dari dunia farmasi terutama obat berbahan dari alam atau Green Pharmacy/fitofarmaka bisa menjadi jawaban bagi dunia kesehatan untuk isu penaggulangan bahan kimia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved