Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Pandemi covid-19 selama sekitar delapan bulan terakhir mengubah pandangan destinasi liburan keren bagi sebagian orang di Indonesia, menurut Co-Founder & CMO tiket.com, Gaery Undarsa.
Sebelum pandemi, orang menyebut dirinya berlibur jika mengunjungi destinasi wisata di luar negeri, tetapi sekarang ini lokasi liburan menyasar kawasan dalam negeri dan relatif dekat dengan rumah mereka.
"Sebelum pandemi covid-19, orang berpikir kalau liburan ke luar negeri. Sekarang, sudah bisa masuk hutan, bisa pindah kota sudah keren. Orang mulai mensyukuri segala sesuatu yang ada di sekitar mereka termasuk destinasi wisata lokal mereka," ujar Gaery dalam pemaparan kinerja bisnis tiket.com pada kuartal tiga dan rencana pemasaran tiket.com via daring, Senin (2/11).
Secara pribadi, dia menjadikan kawasan Bogor, Jawa Barat termasuk Sentul sebagai pilihan lokasi liburannya bersama keluarga. Dia tinggal mencari tempat yang menarik di sana sembari menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
Menurut Gaery, tak hanya dia, orang-orang juga cenderung memilih lokasi yang bisa dicapai melalui perjalanan darat. Inilah alasan kawasan wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terutama pada masa liburan panjang pekan lalu banyak dilirik.
Menurut dia, hotel-hotel di sana selama pekan lalu penuh. Padahal wilayah yang terkenal dengan hidangan gudeknya itu selama dua bulan lalu bagai ditinggal peminat.
Melihat potensi ini, pihak tiket.com sendiri melalui kampanye Liburan Dekat Rumah (LDR) memberikan rekomendasi pariwisata lokal. Di wilayah Bogor misalnya, mereka merekomendasikan Curug Cikuluwung, Pamijahan yang disebut mirip Grand Canyon. Lokasi itu menawarkan air terjun jernih berwarna turquoise dengan tebing bebatuan, memungkinkan Anda melakukan aktivitas air seperti berenang dengan bebas.
Gaery memprediksi, selain dekat rumah, lokasi cenderung privat juga akan menjadi primadona di masa liburan mendatang, salah satunya yang menawarkan fasilitas glamping (glamorous camping).
"Untuk beberapa destinasi yang (diprediksi) akan pelan recover, yang harus pakai pesawat dan jauh (dari rumah), yang recover duluan itu yang bisa yang bisa diakses pakai mobil, jalan darat. Akomodasi alternatif seperti glamping misalnya, menarik, ada unsur privat. Akomdnasi ini jadi menarik, ke depannya bisa menjadi potensi bagus," demikian kata dia. (Ant/OL-12)
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved