Kamis 29 Oktober 2020, 15:09 WIB

Kemenag: 26 Ribu Jemaah Penuhi Syarat Usia Umrah di Masa Pandemi

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
Kemenag: 26 Ribu Jemaah Penuhi Syarat Usia Umrah di Masa Pandemi

AFP
Ilustrasi

 

PEMERINTAH Arab Saudi berencana akan menerima kedatangan jemaah umrah dari luar negeri mulai 1 November 2020 mendatang. Kebijakan ini kembali diambil setelah kedatangan jemaah umrah dari luar Saudi ditutup sejak 27 Februari 2020. Namun, Arab Saudi memberlakukan kriteria usia 18 – 50 tahun.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Arfi Hatim mengatakan, total ada 59.757 jemaah umrah Indonesia yang sudah mendapatkan nomor registrasi, namun sebagian terdampak oleh kebijakan Saudi, sehingga tertunda keberangkatannya. Mereka sudah mendaftar di Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan sudah diinput dalam Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.601 atau 4% berusia di bawah 18 tahun dan 30.828 atau 52% jemaah berusia di atas 50 tahun.

“Ada 26.328 jemaah atau 44% dari mereka yang sudah mendapat nomor registrasi, berusia 18 sampai 50 tahun. Mereka masuk dalam kriteria yang dipersyaratkan Saudi untuk berangkat umrah di masa pandemi ini,” kata Arfi dalam pernyataan tertulis, Kamis (29/10).

Lebih lanjut Arfi menuturkan, jemaah yang memenuhi kriteria usia tersebut yakni sebanyak 21.418 orang sudah mendapatkan nomor porsi. Mereka adalah Jemaah yang sudah melakukan pembayaran.

Baca juga : 3 Tips Atasi Kecanduan Internet pada Anak

“Dari 21.418 jemaah, sebanyak 9.509 orang bahkan sudah lunas, sudah mendapat visa dan tiket keberangkatan saat terbitnya kebijakan penutupan oleh Saudi pada 27 Februari 2020,” lanjutnya.

Arfi mengatakan, jemaah yang tertunda keberangkatan dan memenuhi kriteria persyaratan akan diutamakan untuk berangkat jika Saudi memberi izin kepada Indonesia. Selain usia, ada sejumlah persyaratan lainnya yang juga harus dipenuhi, termasuk di antaranya adalah penerapan protokol kesehatan dan lainnya.

“Kami tengah memfinalkan rancangan Keputusan Menteri Agama atau KMA Penyelenggaraan Umrah di masa pandemi. Di situ mengatur juga persyaratan jemaah umrah. Tentu kami memperhatikan ketentuan Arab Saudi, termasuk juga ketentuan yang ditetapkan Kemenkes, Kemenkum HAM, Kemenhub, dan Satgas Covid-19 RI,” jelasnya.

"Bagi jemaah yang sudah mendaftar namun belum memenuhi syarat keberangkatan, dimohon bersabar, menunda keberangkatannya hingga pandemi berakhir," tutupnya. (OL-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Pemerintah Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp300 Ribu

👤 M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 25 Oktober 2021, 17:11 WIB
Dia menambahkan, kebijakan wajib tes PCR itu dilakukan sebagai langkah antisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus...
Antara

700 Dokter Gugur karena Covid-19, Indonesia Kekurangan Dokter

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Senin 25 Oktober 2021, 17:05 WIB
SEDIKITNYA 700 dokter di Indonesia gugur selama pandemi Covid-19 dan membuat makin renggangnya ketimpangan antara rasio dokter dan...
DOK Meccaya.

Percepat Herd Immunity, Meccaya Dukung Vaksinasi WNI Ekspatriat

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Oktober 2021, 16:55 WIB
Kegiatan tersebut dimulai sejak 20 September 2021 dan akan dijalankan hingga satu tahun ke depan dan dievaluasi setiap...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Proyek Strategis Terus Melaju

Pemerintah perlu melakukan berbagai langkah extraordinary agar realisasi PSN dapat berjalan lebih maksimal.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya