Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemberian bantuan sosial pada tahap awal kerap dianggap kurang tepat sasaran. Data Kementerian Sosial masih bermasalah karena pihak pemerintah daerah kabupaten dan/kota tidak memperbarui data yang ada.
Saat itu, Menteri Sosial Juliari Batubara mengungkapkan pihaknya mengambil sikap agar daerah menyerahkan data kemiskinan agar mempercepat penyeluran bantuan.
"Kita mengambil sikap ya sudah serahkan ke daerah data-datanya, peresiden juga mengintruksikan harus cepat . Sehingga saat itu kualitas dari data sangat tergantung dari supplay deri daerah," kata Juliari dalam ri dalam acara virtual INDONESIA BICARA: Efek Bergulir Bantuan Sosial, Kamis (15/10).
Baca juga: Realisasi Anggaran Perlindungan Sosial Kemensos Capai 81%
Namun ia melanjutkan, seiring berjalannya waktu ada perbaikan pemutakhiran data. Pemerintah pun melalui Menteri Dalam Negeri, Menteri Sosial dan Menteri Keuangan menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Dukungan Percepatan Pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
"Jadi kadang-kadang daerah minta jangan disalurkan dulu karena data yang diberikan mau diperbaiki. Sehingga kini perkembangan data akan lebih bagus lagi. Sekarang sudah ada SKB dari tiga menteri," lanjutnya.
Menurutnya melalui SKB Menteri Keuangan, Menteri Sosial, dan Menteri Dalam Negeri Nomor: 360.1/KMK.07/2020, Nomor: 1 Tahun 2020, Nomor: 460-1750 Tahun 2020, menjadi langkah pemerintah memercepat pemutakiran data bantuan sosial akibat pandemi Covid-19.
"Pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) merupakan kebijakan strategis sebagai upaya agar program penurunan jumlah penduduk miskin lebih tepat sasaran,” demikian bunyi Diktum Pertama yang tertuang dalam tentang Dukungan Percepatan Pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang ditetapkan pada tanggal 28 Juli 2020.
"Jadi SKB ini untuk mempercepat daerah lebih rajin melakukan pemutakhiran data kemiskinan di daerah," kata dia.
Ia mengatakan, sesungguhnya jika berdasarkan Undang-Undang Fakir Miskin, setiap daerah dalam satu tahun memutakhirkan data sekali kali saja dalam setahun.
"Bayangkan dari 514 kabupaten kota hanya 100 yang rajin update. Tentunya data yang diberikan dari daerah sangat mempengaruhi kualitas sasaran dana bantuan," pungkasnya. (H-3)
Kemensos mengirimkan Tim Asesmen khusus ke Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memverifikasi status sosial ekonomi keluarga YBS.
Kementerian Sosial (Kemensos) mengirim Tim Asesmen ke Ngada, NTT, untuk mendalami kondisi keluarga YBS, anak SD yang bunuh diri beberapa waktu lalu.
Kemensos menonaktifkan 13,5 juta peserta BPJS Kesehatan dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) sepanjang 2025.
Peserta JKN yang dinonaktifkan tersebut bisa mengaktifkan kembali status kepesertaan JKN-nya jika yang bersangkutan memenuhi beberapa kriteria.
Persoalan keterbatasan kapasitas, terutama pada Sekolah Rakyat yang belum memiliki gedung sendiri dan masih memanfaatkan sentra atau balai milik Kementerian Sosial.
Abidin mendorong adanya koordinasi cepat antara Kementerian Sosial dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat pembangunan fisik sekolah di tingkat kabupaten.
Proyek ini mencakup pembangunan koridor sepanjang 1,33 km yang menghubungkan Stasiun MRT Mangga Besar hingga Stasiun MRT Jakarta Kota
Fenomena urbanisasi telah mengubah cara hidup sebagian besar populasi dunia.
Sebanyak 95% kota-kota di Indonesia tidak memiliki transportasi umum modern. Bahkan banyak kota yang sama sekali sudah tidak memiliki fasilitas transportasi umum.
Trayek bus TransJakarta Koridor 1 dengan rute Kota-Blok M sempat akan dihapus karena rutenya bersinggungan dengan jalur MRT Lebak Bulus-Kota.
Serangan siber di Indonesia kian mengkhawatirkan, dengan tren yang semakin spesifik dan terarah ke kota-kota besar di Tanah Air.
DAHULU kala di kota Arroy--kota kuno di Iran utara--terdapat qadhi (hakim) yang kaya-raya. Suatu hari, kebetulan hari Asyura, datanglah seorang fakir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved