Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Penanganan kerusakan lahan (land degradation), konservasi terumbu karang, serta sampah laut menjadi perhatian utama dalam G-20 Environment Ministers Meeting atau Pertemuan Menteri Lingkungan Hidup negara anggota G-20 pada 2020 yang diselenggarakan pada Rabu (16/9). Pertemuan ini merupakan bagian dari pertemuan puncak G-20 Leaders Summit 2020 yang akan digelar di Arab Saudi pada November.
Ketika memberikan pernyataan resmi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menyampaikan komitmen dan kegiatan nasional upaya peningkatan tata kelola hutan dan lahan serta upaya memerangi sampah laut dan mengelola terumbu karang secara berkelanjutan. "Indonesia mempunyai tiga kekuatan dalam membangun lingkungan hidup dan kehutanan, yakni kekuatan moral, intelektual, dan pendanaan," terang Menteri Siti.
Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Kementerian LHK, Agus Justianto, menerangkan, dalam pertemuan tersebut terdapat tiga dokumen yang dibahas yang akan bersinergi dengan komitmen global lain terutama dengan kerangka United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC), the Convention on Biological Diversity (CBD), dan United Nations Convention to Combat Desertification (UNCCD) untuk memperkuat upaya kolektif dalam melindungi lingkungan hidup di tingkat nasional, regional, dan global.
"Dokumen tersebut ialah G-20 Environment Ministers, Meeting Communiqu, Global Initiative on Reducing Land Degradation and Enhancing Conservation of Terrestrial Habitats, dan Global Coral Reef Research and Development Accelerator Platform," terang Agus dalam media briefing di Jakarta, kemarin.
Pengakuan
Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PPI KLHK) Ruandha Agung Sugardiman mengatakan Indonesia mendapat pengakuan dunia atas usaha untuk menekan emisi gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan dari deforestasi dan degradasi hutan.
"Indonesia mendapat pengakuan internasional yang pertama dari pemerintah Norwegia dan Green Climate Fund yang mengakui Indonesia berhasil mengurangi emisi gas rumah kaca dari deforestasi dan degradasi hutan pada periode 2014 sampai 2017," kata Ruandha, kemarin.
Menurut Ruandha, hasil tersebut membuat Indonesia akan mendapatkan pendanaan dari Green Climate Fund sebesar US$103,78 juta atau sekitar Rp1,53 triliun atas kerja kerasnya menurunkan emisi 2014-2016. Pun dari pemerintah Norwegia akan didapatkan US$56 juta atau sekitar Rp823,76 miliar.
Staf Ahli Menteri LHK Bidang Industri dan Perdagangan Internasional, Laksmi Dhewanthi, menambahkan, Indonesia berhasil meloloskan beberapa resolusi saat sidang United Nations Environment Assembly keempat (UNEA-4), termasuk tentang pengelolaan terumbu karang berkelanjutan. Resolusi UNEA-4 tersebut telah diimplementasikan pemerintah Indonesia dengan membangun basis data, regulasi, dan jaringan nasional untuk pengelolaan terumbu karang. (Ant/H-3)
Studi terbaru mengungkap terumbu karang bertindak sebagai "konduktor" yang mengatur ritme harian mikroba laut, melampaui perubahan musiman.
PHE WMO melakukan konservasi terumbu karang melalui metode transplantasi karang menggunakan kubah beton berongga, yang merupakan modul pertama di Indonesia dan telah mendapatkan Hak Cipta.
Peneliti Universitas Queensland memperingatkan Great Barrier Reef akan mengalami penurunan terumbu karang yang cepat sebelum 2050 akibat pemanasan global.
Terumbu karang memiliki fungsi penting bagi keseimbangan ekosistem laut. Upaya PT IMIP dan CTC menjadi aksi nyata mendukung konservasi Pulau Sombori.
Laporan ilmiah terbaru menyebut Bumi telah mencapai titik kritis pertama dalam krisis iklim, yakni kematian massal terumbu karang.
Terumbu karang menopang seperempat kehidupan laut dan bernilai miliaran dolar bagi manusia. Jika hilang, dampaknya akan dirasakan secara global.
Pekerja mengolah sampah tutup botol plastik di Bank Sampah Kertabumi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.
Memakai galon guna ulang bisa mengurangi sampah kemasan sekali pakai hingga 316 ton setiap tahun.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Kolaborasi multipihak yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dipandang penting untuk mengatasi sampah laut.
Program pengelolaan sampah plastik menjadi barang bernilai ekonomis, seperti batako, pot bunga, dan pelat.
Berdasarkan data SIPSN tahun 2024, timbulan sampah di 318 kabupaten/kota mencapai 34,1 juta ton per tahun, dengan 67,42% atau sekitar 23 juta ton belum terkelola dengan baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved