Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro menyatakan bahwa diperkirakan pada triwulan keempat tahun 2021 vaksin Merah Putih dapat diproduksi dalam jumlah besar. Menurut Bambang, nantinya vaksin tersebut akan melengkapi vaksin covid-19 yang awalnya akan didatangkan dari kerja sama dengan pihak luar.
“Tadi kami melaporkan bahwa Lembaga Biologi Molekuler Eijkman telah memulai upaya pengembangan vaksin Merah Putih dengan platform protein rekombinan dan saat ini prosesnya telah mencapai 50%," kata Bambang dalam keterangan resmi, Rabu (9/8).
Bambang mengungkapkan targetnya pada akhir tahun ini uji pada hewan sudah diselesaikan, sehingga awal tahun 2021 bibit vaksin bisa diserahkan kepada PT Biofarma untuk dilakukan formulasi, produksi dalam rangka uji klinis.
“Setelah uji klinis selesai dan Badan POM menyatakan bahwa vaksin ini aman untuk digunakan dan terbukti mampu memberikan daya tangkal terhadap virus korona, maka akan dilakukan produksi dalam jumlah masal oleh PT Biofarma,” lanjutnya.
Selain PT Biofarma, tim nasional pengembangan vaksin juga akan mengajak beberapa perusahaan farmasi swasta untuk ikut memproduksi vaksin covid-19.
Baca juga: BPPT Kumpulkan 12 Data WGS Baru Virus SARS-CoV-2
Dengan sinergi pemerintah dan pihak swasta ini, Bambang berharap Indonesia mempunyai kemandirian dalam pengembangan dan penyediaan vaksin covid-19.
Dalam hal ini, Badan POM menyatakan berkomitmen untuk mendukung penanganan covid-19 dengan percepatan akses dan ketersediaan obat dan vaksin, pengawalan pengembangan obat dan vaksin, serta peningkatan pengawasan. Selain itu, Badan POM juga berkomitmen untuk pengawalan obat beredar memenuhi standar dan persyaratan keamanan, khasiat dan mutu produk, termasuk untuk obat dan vaksin yang digunakan pada pengobatan covid-19 dalam rangka perlindungan kesehatan masyarakat di masa pandemi covid-19.
Kepala Badan POM Penny Lukito menegaskan bahwa Badan POM siap melakukan pendampingan teknis aspek regulatori dalam proses pengembangan vaksin covid-19.
"Badan POM akan memberikan fasilitasi percepatan proses untuk pengembangan dan penelitian vaksin tersebut ,yaitu percepatan sertifikasi CPOB dengan clinical batch (produksi skala kecil untuk uji klinik) dalam waktu maksimal 7 Hari Kerja (HK), penerbitan Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik dalam waktu maksimal 4 HK, dan penerbitan Izin Penggunaan masa Pandemi dengan skema Emergency Use Authorization (EUA) dalam waktu maksimal 20 Hari Kerja," kata Penny. (OL-14)
Program mudik gratis ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bio Farma yang rutin diselenggarakan setiap tahun
PT Bio Farma (Persero) berkolaborasi dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) menyelenggarakan kegiatan Vaksinasi HPV Massal untuk mencegah kanker serviks
Predikat tertinggi yang diraih BUMN kesehatan dalam ajang ini menjadi yang ke tiga kali secara berturut-turut
Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan dasar bagi warga terdampak, antara lain beras, mi instan, minyak goreng, selimut, susu bayi, bubur bayi, serta makanan ringan lainya.
Bantuan ini menjadi komitmen BUMN sektor kesehatan itu untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses perlindungan kesehatan dasar pada fase darurat bencana.
Peningkatan standar kompetensi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi BUMN
Pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat meningkatkan koordinasi dan sinergi guna mencari solusi terbaik dalam penanganan krisis.
Wiku berharap vaksin Pfizer yang sudah disebar ke berbagai daerah digunakan dengan baik. Supaya masyarakat semakin terlindungi dari penularan covid-19.
Vaksin Inavac merupakan vaksin covid-19 dengan platform inactivated virus yang dikembangkan oleh peneliti di Universitas Airlangga.
Vaksin Sars-CoV-2 (sel vero) inaktif hasil karya anak bangsa ini sudah menuntaskan uji klinis tahap 1, 2, dan 3.
Setelah mendapatkan izin EUA dari Badan POM pihaknya akan menyiapkan 10 juta vaksin sesuai kebutuhan dalam negeri.
Prosen uji praklinis vaksin merah putih BRIN memerlukan waktu enam bulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved