Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Agama (Kemenag) diminta tidak memotong dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk lembaga pendidikan keagamaan , madrasah, dan pondok pesantren semasa pandemi covid-19.
Untuk itu, rapat kerja Komisi VIII DPR dengan Menteri Agama Fachrul Razi , Selasa (8/9) sepakat mengembalikan pemotongan BOS senilai Rp890 miliar untuk digunakan pada fungsi semula.
"Bayangkan madrasah itu tidak ada pandemi saja terseok-seok, apalagi ada pandemi. Yang viral seolah-olah Komisi VIII setuju dengan pemotongan itu," kata Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto dalam raker.
Baca juga: Wamenag Minta Masyarakat tidak Salah Paham Soal Dai Bersertifikat
Dia menegaskan sejak awal Komisi VIII DPR tidak menyetujui pemotongan anggaran BOS untuk lembaga pendidikan keagamaan.
Menurutnya Kemenag tidak kooperatif karena berjanji tidak memotong dana BOS. Yandri mencontohkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga mengelola dana BOS dan tidak memotongnya selama pandemi.
Senada , Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily mengutarakan pihaknya menerima banyak pesan singkat yang menyebutkan dana BOS untuk sekolah keagamaan dipotong Rp100 ribu.
Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan sekarang sudah ada alternatif lain untuk melakukan penghematan anggaran tanpa memotong dana BOS. Menag sepakat dana BOS dikembalikan.
Plt Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Prof Kamaruddin Amin menjelaskan pemotongan dana BOS harus dilakukan karena ada perintah untuk menghemat anggaran hingga Rp2,6 triliun.
"Untuk bidang pendidikan saja harus menghemat Rp2 triliun. Kami tidak sehari dua hari membahas soal itu. Kami berkali-kali diskusi dengan Bappenas, tidak ada pilihan lain," ungkapnya seraya menambahkan saat itu tidak ada pilihan selain memotong dana BOS, tapi sekarang sudah ada pos lain yang bisa dipotong alokasi dananya.
"Kami akan membahas dengan Menteri Keuangan," kata Kamarudin.
Dalam kesempatan itu, Komisi VIII DPR juga mengkritik Menag untuk tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat dengan sejumlah lontaran tentang radikalisme bagi penghafal Alquran dan good looking yang menjadi polemik di masyarakat. " Kami minta dengan hormat pak Menag tidak lagi memunculkan kegaduhan publik," pungkas Yandri. (H-3)
Simulasi ini juga menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya, pembagian Kartu Nusuk dilakukan secara langsung dari pihak Syarikah Al Bait kepada jemaah.
Tak hanya soal aturan, Kemenag juga ingin mengambil posisi strategis dalam memastikan kualitas layanan.
Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin tegaskan WFH satu hari sepekan bukan Work From Anywhere. ASN wajib standby, ponsel aktif, dan menjaga profesionalisme kerja.
Kemenag memperkuat literasi digital bagi siswa dan santri sebagai bagian dari implementasi PP TUNAS untuk perlindungan anak di ruang digital.
Kemenag Maluku melaporkan hilal 1 Syawal 1447 H gagal terlihat di Negeri Wakasihu karena posisi hilal masih di bawah 2 derajat.
Kemenag melaporkan posisi hilal 1 Syawal 1447 H di seluruh Indonesia belum memenuhi kriteria MABIMS. Simak analisis astronomis selengkapnya.
Pesantren berperan besar dalam perjalanan bangsa Indonesia. Dari pesantren lahir ulama, pemimpin masyarakat, dan tokoh yang menjaga nilai moral bangsa.
Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) Al-Kautsar Al-Akbar juga menyuplai kebutuhan dalam ekosistem program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kompleks pesantren seluas sekitar 2,5 hektare ini berada di kawasan seluas lima hektare yang sempat menjadi titik penumpukan material kayu dari aliran sungai.
PBNU menggelar Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.
Kemenag dan Kemenkop UKM menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis untuk membangkitkan dan memperkuat ekonomi umat
Insiden kebakaran yang terjadi di lantai dasar Pondok Pesantren Al Mawaddah, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menyebabkan sedikitnya sembilan santri alami gangguan pernapasan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved