Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Ma'ruf Amin berharap Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya Jakarta dapat mengutamakan sikap toleransi, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Ma'ruf saat membuka acara Pengenalan Kampus Unika Atma Jaya Jakarta 2020 yang diselenggarakan secara virtual, Senin (31/8).
"Sahabat Atma diharapkan dapat mengenal kampus lebih baik, membangun kepedulian dengan kampus dan lingkungan sekitar, serta mengedepankan
toleransi dalam beraktivitas di kampus," kata Ma'ruf dalam video sambutannya dari Jakarta, Senin (31/8).
Sebagai bangsa yang majemuk, kata Ma'ruf, Indonesia rentan terjadi intoleransi. Oleh karena itu, kampus dan seluruh civitas akademika di dalamnya harus mampu berperan dalam menjaga toleransi di kalangan masyarakat.
Baca juga: Menag Prihatin Banyaknya Perceraian
"Indonesia, sebagai bangsa yang majemuk, rentan dengan terjadinya intoleransi. Untuk itu, pendiri bangsa ini telah sepakat membangun Indonesia sebagai negara yang menjamin kemajemukan," katanya.
Selain mengedepankan toleransi, menurut Ma'ruf, sikap nasionalisme, patriotisme, dan bela negara juga harus diberikan kepada mahasiswa karena menjadi dasar dalam upaya memperkuat persatuan.
"Saya yakin Unika Atma Jaya juga akan mendidik Sahabat Atma menjadi cendekiawan yang mempunyai sikap toleransi, cinta kepada sesama,
berjiwa nasionalisme, patriotisme dan bela negara. Hal-hal tersebut yang menjadi dasar dalam merajut kebhinnekaan," katanya.
Wapres juga berharap seluruh mahasiswa, yang berkesempatan menikmati jenjang pendidikan tinggi di Unika Atma Jaya, dapat membawa perubahan lebih baik dan menjadi panutan di lingkungan masyarakat.
"Saya berharap Sahabat Atma dapat menjadi agen perubahan dan role model di lingkungan masyarakat melalui penerapan ilmu, pengetahuan, dan keteladanan," katanya.
Di tengah kondisi pandemi covid-19, Wapres meminta seluruh civitas akademika Unika Atma Jaya untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan,
dengan mengikuti pembelajaran jarak jauh, mengenakan masker ketika ke luar rumah, serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
"Sekali lagi, saya menyampaikan situasi krisis tidak boleh membuat kita lemah ataupun lengah, apalagi menyerah, putus asa dan kehilangan arah. Jalankan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, cuci tangan, kenakan masker, dan jaga jarak," pungkas Ma'ruf. (OL-1)
Peneliti SAKSI, Herdiansyah Hamzah, menegaskan besarnya tunjangan kinerja (tukin) hakim tidak menjamin peradilan bebas dari korupsi.
KPK tetapkan lima tersangka OTT di Depok, termasuk Ketua PN Depok, terkait dugaan gratifikasi pengurusan sengketa lahan. Penahanan 20 hari pertama.
Putusan kasasi ini menjadi bentuk kepastian hukum dan perlindungan terhadap hak konstitusional tiap warga negara.
Menurut Setyawan, pengaturan tersebut membuat KY tidak lagi dapat melakukan pengawasan secara mandiri sebagaimana mandat yang diberikan undang-undang.
Setyawan menegaskan KY tidak mempersoalkan secara prinsip usulan perpanjangan usia pensiun tersebut.
510 laporan yang disampaikan langsung, 715 laporan melalui pos, 200 laporan melalui media online, 14 laporan berupa informasi, serta 1.206 laporan berupa tembusan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved