Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
FEDERASI Serikat Guru Indonesia (FSGI) membeberkan ada puluhan pelajar dan siswa yang positif covid-19. Temuan tersebut tersebar di beberapa daerah seperti Tangerang, Solo, Tegal, Surabaya, Sumedang dan kota lainnya.
Wakil Sekjen FSGI Satriawan Salim menuturkan kekhawatiran soal pembukaan sekolah tatap muka di kawasan zona kuning covid-19 sesuai SKB 4 menteri yang baru.
"Pembukaan sekolah tersebut dapat memunculkan risiko klaster baru di sekolah," kata Satriawan dalam keteranganya kepada Media Indonesia, Jakarta, Senin (10/8).
Ia menilai potret kebijakan pendidikan itu paradoks. Data menunjukkan penyebaran covid-19 di Indonesia makin tinggi, tetapi di sisi lain kebijakan pendidikan dibuka atau dilonggarkan.
"Satu bulan lalu sekolah hanya boleh dibuka di zona hijau, itu pun secara bertahap. Tapi sekarang justru di zona kuning pun diperbolehkan," tutur Satriawan.
Baca juga: Sekolah Tatap Muka Harus Mendapat Izin Orangtua Siswa
FSGI kerap menerima laporan soal siswa dan orang tua selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang banyak mengalami kendala khusus secara teknis.
Misalnya, tidak ada jaringan internet di wilayahnya. Lalu internet sinyalnya buruk, siswa dan guru tak punya gawai pintar, persoalan jaringan listrik, metode guru kunjung tak optimal karena faktor geografi dan akses ke rumah siswa yang jauh atau sulit ditempuh.
"Ada lagi laporan soal penugasan bagi siswa dari guru menumpuk. Pengeluaran orang tua membeli kuota internet meningkat bahkan ada yang sampai 500 ribu per bulan. Ini mesti yang diperhatikan pemerintah," pungkas Satriawan
Berikut persebaran siswa dan guru baik di sekolah maupun pesantren, yang positif covid-19 sampai 10 Agustus yang dimiliki FSGI :
1. 28 guru dari 2 sekolah di Kota Balikpapan positif covid-19 (terbaru)
2. 35 santri dari pesantren di Kab. Pati positif covid-19 (terbaru)
3. 4 guru di Kota Surabaya
4. 2 siswa di Kab. Sumedang
5. 2 siswa di Kab. Sambas
6. 2 guru di Kota Pariaman
7. 1 siswa di Kota Sawahlunto
8. 1 siswa di Kab. Tegal
9. 1 siswa di Kota Tegal
10. 1 guru di Kota Solo
11. 1 guru meninggal positif covid-19 di Kab. Madiun
12. 1 guru di Kota Madiun
13. 50 santri di Ponpes Gontor 2 Kab. Ponorogo
14. 5 pengajar (ustaz) di Ponpes Kota Tangerang
15. 1 pengajar (ustaz) dan 6 santri di Kab. Wonogiri
16. 3 santri di Ponpes Kab. Pandeglang
17. 43 santri di Ponpes Temboro Kab. Magetan.(OL-5)
Jadi tutor online sukses! Panduan lengkap mengajar pelajaran sekolah, tips menarik siswa, dan raih penghasilan tambahan dari rumah. Pelajari caranya!
Tersedia layanan design & build, sebuah solusi lengkap dari awal hingga akhir bagi bunda yang ingin mewujudkan berbagai ide kreatifnya.
Program kuliah online bisa menjadi alternatif cara bagi para pekerja untuk meraih gelar sarjana. Seperti apa prosesnya?
Sebagai salah satu penyelenggara pendidikan vokasi, LKP juga dituntut untuk bisa menyesuaikan diri dan terus bertransformasi
Peluang edutech tetap ada namun membutuhkan perhitungan bisnis cermat.
Prod1gy menjanjikan para pengajar mendapatkan penghasilan tambahan dengan terkoneksi dengan banyak murid.
Campak lebih menular empat hingga lima kali lipat dibanding covid-19. Karenanya, cakupan imunisasi harus amat tinggi supada ada herd imunity.
Penelitian terbaru mengungkap infeksi flu biasa atau rhinovirus mampu memberi perlindungan jangka pendek terhadap covid-19.
PASCAPANDEMI, penggunaan masker saat ini mungkin sudah tidak menjadi kewajiban. Namun demikian, penggunaan masker nyatanya menjadi salah satu benda penting untuk melindungi diri.
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved