Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMBUAT siaran pers bagi pranata kehumasan di suatu instansi merupakan hal yang harus dilakukan. Proses pembuatan itu tentu mengadopsi prinsip-prinsip jurnalistik.
Kondisi itulah yang mendasari pelatihan daring Teknik Menulis Siaran Pers yang digelar Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendkbud RI dan Harian Media Indonesia, 21-27 Juli 2020.
Tiga narasumber dari Media Group memberikan materi selama total 30 jam. Proses yang dilakukan adalah selain paparan materi, 19 peserta diwajibkan membuat tugas untuk kemudian dikoreksi.
"Dengan mengikuti pelatihan ini pengetahuan dan pengalaman saya semakin bertambah. Kemampuan narasumber dalam memaparkan materi pelatihan sangat berkompeten di bidangnya," tutur Aline Rogeleonick di Jakarta, kemarin.
Aline yang sehari-hari menjadi penyunting naskah menyebutkan ilmu yang didapat dari pelatihan ini bisa diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Saya berharap di pelatihan berikutnya mendapat materi penulisan berita berbahasa Inggris,” imbuhnya.
Selama pelatihan peserta mendapat paparan dari Direktur Pemberitaan Harian Media Indonesia Usman Kansong yang membawakan materi Menggali Informasi Dari Narasumber. Kemudian Head of PR & Partnership Media Academy Henny Puspitasari mengulas materi Berhadapan Dengan Media, dan redaktur opini mediaindonesia.com Eko Suprihatno menyampaikan materi Siaran Pers dan Feature.
Dialog interaktif terjadi ketika peserta bertubi-tubi menyampaikan pertanyaan. Mereka mempertanyakan berbagai hal termasuk cara mudah untuk melakukan penulisan mengingat siaran pers ini sangat lekat dengan penulisan berita.
Beberapa hal yang biasa dihadapi di Kemendikbud saat berhadapan dengan kalangan jurnalis pun tak luput dilontarkan. Hal ini sangat mungkin terjadi mengingat para peserta datang dari pranata humas madya, muda, pertama, dan lanjutan.
Ketika menutup acara pelatihan ini Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendkbud RI Efrini menyampaikan apresiasinya.
“Saya mewakili Biro Kerja sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud RI mengucapkan terima kasih kepada narasumber, panitia pelaksana dari Sekolah Jurnalisme Media Indonesia. Begitu juga kepada para peserta workshop online yang sudah bersedia meluangkan waktunya mengikuti pelatihan ini. Tentu kami sangat berapresiasi dengan adanya kegiatan ini, sehingga bisa membantu kepada para peserta untuk bisa membuat press release yang lebih menarik," papar Efrini. (O-2)
Grok AI, dengan akses data real-time ke platform X, menawarkan solusi yang tidak dimiliki AI lain. Berikut adalah panduan singkat cara memaksimalkan Grok untuk humas dan konten kreator.
Pemerintah dituntut tidak hanya berbicara kepada publik, tetapi juga mendengarkan dan berinteraksi secara efektif, transparan, dan berbasis data.
Monitoring isu berarti membuka mata dan telinga kita untuk sebenar-benarnya melihat dan mendengar.
Forum Pemred Indonesia ingin mengajak publik lebih luas, khususnya FH BUMN, untuk mengonsumsi informasi dari sumber-sumber yang dapat dipercaya.
PT BRI Asuransi Indonesia atau BRI Insurance meraih penghargaan Best Public Relation pada ajang Indonesia Public Relations Award 2025.
Isu yang tidak dikelola dan tidak ditangani dengan cepat bisa berubah menjadi krisis, dan ini tentu akan mengancam instansi.
Kondisi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir dinilai turut memengaruhi mobilitas masyarakat.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengimbau pekerja swasta dan ASN di DKI Jakarta menerapkan work from home akibat cuaca ekstrem yang melanda DKI dan sekitarnya.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengimbau pekerja swasta dan aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta menerapkan work from home atau bekerja dari rumah akibat cuaca ekstrem yang melanda DKI
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung resmi mencabut kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Ia memastikan seluruh ASN kembali berkantor mulai hari ini (3/9)
Meskipun banyak yang berharap Work From Home (WFH) bisa mengatasi burnout, kenyataannya WFH tidak selalu menjadi solusi efektif bagi kesehatan mental pekerja.
Menurut WHO, model kerja dari rumah dapat menciptakan kondisi berbahaya, yakni berdampak buruk bagi kesehatan karyawan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved