Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, semua pihak masih tetap harus meyakini bahwa proses penularan masih tetap saja terjadi, apalagi protokol kesehatan belum dijalankan dengan baik.
"Kami mengingatkan kembali gunakan masker pada saat berada di alat transportasi massal publik, upayakan anda memakai masker menjaga jarak dan tidak berbicara, tidak makan, tidak minum di dalam kendaraan umum atau di dalam kereta," kata Yuri dalam keterangan virtual di Graha BNPB Jakarta Timur, Selasa (14/7).
Baca juga: Covid-19 Hari Ini Bertambah 1.591, Sembuh 947
Menurutnya, permasalahan dalam kepatuhan dalam penggunaan masker yang baik harus ditingkatkan. Apalagi masker menjadi sesuatu yang sangat kita butuhkan hari ini.
"Oleh karena itu pilihlah masker yang membuat kita nyaman, sehingga kita merasa betul-betul bisa terlindung dan bisa melindungi diri dengan terus-menerus. Menggunakan masker yang membuat tidak nyaman akan membuat kita berkali-kali berusaha untuk memperbaiki letak masker, menurunkan masker ke dagu menaikkan lagi dan ini memberikan risiko yang besar untuk penularan," sebutnya.
Ia menambahkan, saat ini telah banyak masker yang beredar di pasaran, baik masker kain maupun masker sekali pakai. Prasyaratnya, lanjut Yuri, gunakan dengan benar.
"Karena sekarang kesadaran menggunakan masker, kami lihat sudah mulai cukup bagus namun masih banyak kita lihat menggunakannya tidak dengan cara yang benar. Ingat bahwa dengan mulai beraktivitas dengan mulai bekerja, di ruang kerja yang selama ini kita gunakan, dengan orang yang cukup banyak dengan ventilasi yang kurang baik, sirkulasi udara yang kurang baik ini memberikan risiko yang tinggi," lanjutnya.
Ia menegaskan, saatnya mulai berpikir dengan membiasakan diri untuk hal-hal yang mengurangi penularan, termasuk dengan memperbaiki sirkulasi udara. (H-3)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
KEMENTERIAN Pariwisata (Kemenpar) kembali menegaskan pentingnya penerapan protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan (CHSE) di tempat wisata.
Dalam menghadapi ancaman Covid-19 ini, Pemko Banjarmasin mulai melakukan mitigasi dengan melibatkan semua sektor.
KETUA Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene menilai lonjakan kasus covid-19 saat ini harus menjadi peringatan penting bagi pemerintah dan masyarakat.
KEPALA Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, mengimbau masyarakat Indonesia untuk kembali menerapkan protolol hidup sehat menyusul lonjakan kasus Covid-19
Sejulah atlet yang berkompetisi di Olimpiade Paris 2024 terjangkit Covid-19. Terbaru, perenang Inggris Adam Peaty dinyatakan positif setelah lima atlet polo air Australia.
Janji kampanye Ganjar terkait 1 nakes 1 desa dianggap tidak cukup penuhi kebutuhan layanan kesehatan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved