Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Timur menemukan kasus pernikahan dini yang masih tinggi di wilayah itu. Yaitu ada 953 kasus pernikahan dini atau 13.9 persen. Kepala Dinas Kependudukan,Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kaltim, Halda Arsyad mengatakan pihaknya akan terus berupaya mencegah terjadinya pernikahan dini melalui banyak upaya.
"Angka pernikahan usia dini di Kaltim sebesar 13,9 persen. Ini di atas rata-rata nasional yang tercatat 11,54 persen," ujar Halda, dalam keterangan resminya, Minggu (12/7).
Untuk itu guna menekan angka tersebut, Pemprov Kaltim melakukan kerja sama dengan berbagai pihak dengan melakukan pembinaan dari berbagai sisi. Di antaranya melakukan kampanye melalui Gerakan Bersama atau Geber. Nantinya gerakan ini akan memberi pemahaman pentingnya mencegah pernikahan dini.
"Geber bertujuan melindungi anak dari pelanggaran hak asasi manusia serta mewujudkan program wajib belajar 12 tahun sesuai instruksi Gubernur Kaltim," jelasnya.
Ia menganalisis, ada beberapafaktor yang menjadi penyebab pernikahan dini. Di antaranya faktor budaya, dorongan orang tua dan faktor kemiskinan. Selain itu disebabkan pula faktor anak hamil sebelum menikah yang menjadikan orang tua merasa malu kemudian terpaksa dinikahkan.Faktor lainnya, ada orangtua yang juga merasa malu bila memiliki anak perempuan terlambat menikah dan diberi stigma tidak laku.
baca juga: Angka Pernikahan Dini Indonesia Tertinggi Kedua di Asia Tenggara
Pihaknya mengaku prihatin dengan tingginya pernikahan dini tersebut. Pemprov Kaltim, lanjut Halda, berkomitmen akan terus memberi perlindungan perempuan dan anak melalui program membangun sistem perlindungan anak yang komprehensif. Termasuk mencegah dan menanggulangi kekerasan terhadap anak dan mencegah pernikahan usia dini.
Kasus pernikahan dini di Kaltim terus meningkat dari tahun ke tahun. Rinciannya pada 2017 dari 444 anak menikah usia muda sebanyak 71 laki-laki dan 373 anak perempuan. ahun 2018 dari 472 kasus sebanyak 92 anak laki dan 373 anak perempuan. Kemudian pada tahun ini sudah mencapai 953 kasus.
Kasus pernikahan dini ini ditemukan di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur, kecuali di Kabupaten Mahakam Ulu. Kasus terbanyak di Kabupaten Kutai Kartanegara sebanyak 225 kasus dan Kota Samarinda sebanyak 162 kasus. (OL-3)
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Obat pereda demam hanya diperlukan pada kondisi tertentu, terutama jika kondisi fisik anak mulai terganggu secara kenyamanan.
Durasi batuk merupakan indikator paling krusial dalam mendeteksi TB, terutama pada orang dewasa.
TB pada anak bukan sekadar batuk biasa, melainkan ancaman terhadap masa depan mereka.
Edukasi seksual ini merupakan langkah preventif utama untuk mencegah penyimpangan seksual pada anak di masa depan.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Suasana di kawasan Istana Negara IKN tampak steril dengan pengamanan ketat dari Paspampres dan Polisi Militer.
Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
GUBERNUR Kalimantan Timur Rudi Mas'ud (Harum) berkomitmen menjadikan pendidikan sebagai instrumen utama dalam memutus rantai kemiskinan dan kebodohan di Bumi Etam.
Tahun depan, program UKT gratis akan diperluas ke seluruh universitas di Kaltim mencakup semester 1 hingga semester 8.
Kalimantan Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp7,5 miliar untuk membantu korban banjir di tiga provinsi di Sumatra yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Kaltim serius dalam meningkatkan tata kelola konstruksi, meningkatkan kualitas pembinaan kontraktor, serta memperkuat pengawasan proyek strategis daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved