Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi siklon Tropis Nuri akan menjauhi wilayah Indonesia. Namun, kondisi ini diperkirakan dapat memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia.
Berdasarkan hasil analisa BMKG pada Jumat (12/6), Siklon Tropis dengan kekuatan 35 knots (65 kilometer per jam) itu berada pada titik koordinat 16.8 LU dan 117.2 BT di Laut China Selatan, sebelah barat Filipina dan sekitar 1.500 kilometer sebelah utara Tarakan, Kalimantan Utara.
Menurut prediksi, hingga 24 jam ke depan, intensitas Siklon Tropis Nuri meningkat dan akan terus bergerak dengan kekuatan 45 knots (85 kilometer per jam) menuju Laut China Selatan bagian utara pada titik 20.0 LU dan 113.6 BT atau sekitar 1.910 kilometer sebelah utara barat laut Tarakan, Kalimantan Utara.
“Siklon Tropis Nuri terbentuk di sekitar Laut China Selatan sebelah barat Filipina.Intensitasnya cenderung menguat hingga 24 jam ke depan dan bergerak ke arah barat laut semakin menjauhi wilayah Indonesia,” kata Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Herizal dalam pernyataan tertulis, Sabtu (13/6).
Herizal menuturkan, dampak yang dapat ditimbulkan Siklon Tropis Nuri meliputi hujan dengan intensitas lebat di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Kalimantan Utara dan Sulawesi Tengah. Selain itu, beberapa hari terakhir, kejadian hujan sedang-lebat terjadi di beberapa wilayah Indonesia.
Baca juga: Siklon Amphan Pengaruhi Cuaca di NTT
Bahkan, di sejumlah daerah memicu bencana banjir, seperti yang terjadi pada 11 Juni 2020 di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
“Kondisi hujan lebat tersebut dipicu oleh adanya dinamika gelombang atmosfer (Gelombang Rossby) di sekitar wilayah Indonesia dan belokan angin yang terbentuk karena adanya bibit siklon tropis yang menguat menjadi Siklon Tropis Nuri di sekitar Laut China Selatan sebelah barat Filipina,” jelasnya.
BMKG juga memprediksi pada Sabtu (13/6), wilayah yang berpotensi terjadi hujan lebat, dapat disertai kilat/petir dan angin kencang/puting beliung meliputi, Aceh, Sumatra Utara, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Utara. Kemudian, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua dan Papua Barat.
Sedangkan pada Minggu (14/6), wilayah yang berpotensi meliputi Aceh, Sumatra Utara, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Papua. Kemudian, wilayah dengan potensi hujan, dapat disertai kilat/petir dan angin kencang/puting beliung adalah Lampung dan Jawa Barat.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati menambahkan, Siklon Tropis Nuri juga menimbulkan gelombang laut dengan ketinggian 1,25 - 2,5 meter di Laut Natuna Utara, Perairan Kepulauan Anambas, Laut Natuna, Perairan Barat Kepulauan Lingga hingga Kepulauan Bintan dan Selat Karimata.
Melihat hasil analisa BMKG tersebut, BNPB mengimbau kepada masyarakat yang berada pada lokasi-lokasi tersebut agar tetap waspada, mempersiapkan diri dan melakukan upaya pencegahan sehingga dapat meminimalisir risiko dari ancaman bencana yang dapat dipicu dari peristiwa alam.
“Selain itu, BNPB juga meminta agar pemangku kebijakan di daerah dapat segera mengambil langkah preventif dengan meningkatkan kapasitas, memperkuat ketangguhan masyarakat dan selalu siaga untuk menghadapi segala dampak dari Siklon Tropis Nuri tersebut,” tutupnya.(OL-5)
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Presiden Ferdinand Marcos menyatakan seluruh instansi pemerintah dalam kondisi siaga penuh untuk menyalurkan bantuan kapan pun diperlukan.
Fosil bayi pterosaurus 150 juta tahun lalu ditemukan di Jerman. Keduanya tewas akibat badai tropis di era Jurassic.
HONG Kong ditaksir menelan kerugian 2-3 miliar dolar Hong Kong (sekitar Rp4,15 triliun-Rp6,23 triliun) akibat diterjang Topan Wipha.
TOPAN Wipha melanda wilayah selatan Tiongkok pada Senin (21/7) dengan membawa angin kencang dan hujan deras.
Ketika terjadi badai matahari, geomagnet, dan ionosfer dalam intensitas kecil, sedang, atau besar, salah satu dampaknya dapat menurunkan akurasi posisi GPS.
Foto-foto baru menunjukkan sepasang badai putih raksasa yang mengamuk di Sabuk Khatulistiwa Selatan (SEB) Jupiter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved