Jumat 12 Juni 2020, 07:41 WIB

Kemenag Terbitkan SE soal Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Kemenag Terbitkan SE soal Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan

MI/Ramdani
Umat Islam melaksanakan salat Jumat di Masjid Cut Meutia, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2020)

 

Setelah beberapa bulan pelaksanaan salat Jumat terhenti akibat pandemi covid-19, Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 15 Tahun 2020. SE ini mengatur tentang panduan penyelenggaraan kegiatan keagamaan di rumah ibadah dalam mewujudkan masyarakat produktif dan aman covid-19.

Dalam SE tersebut Kemenag mengatur protokol kesehatan yang harus dilakukan, sehingga pelaksanaan salat Jumat dapat kembali dilaksanakan di masjid.

Akan tetapi, menurut hasil laporan yang diterima dari Kantor Wilayah Kemenag dan masyarakat, ada beberapa masjid yang belum menjalankan protokol kesehatan.

Baca juga: Imunisasi Mandek Negara Abaikan Anak

“Banyak laporan memang, minggu pertama kemarin terutama yang paling kelihatan yang safnya rapat, tapi secara umum bagus menuruti protokol yang sudah ditetapkan,” kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin saat konferensi pers di media center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di Graha BNPB, Kamis (11/6).

Menanggapi hal yang terjadi di lapangan tersebut, Kemenag akan mempertimbangkan untuk melakukan evaluasi terkait pelaksanaan salat Jumat.

"Menteri Agama akan melakukan evaluasi setelah dua kali pelaksanaan salat Jumat,” ujarnya

Selain itu, Kamaruddin juga menyarankan agar Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang berada di perumahan atau di perkantoran untuk kreatif menyiasati membludaknya jemaah yang ingin menunaikan salat Jumat.

“Silakan masjidnya kemudian berpikiran kreatif, barangkali ada jalanan di depan masjid yang kemudian bisa ditutup, dan dijadikan tempat tambahan. Termasuk misalnya di kantor-kantor. Di kantor tempatnya terbatas, sehingga menjaga physical distancing tentu tidak mudah. Tempat yang ada di samping kiri, kanan, depan, belakangnya juga bisa dimanfaatkan," ucap Kamaruddin.

Dalam hal ini, Kamaruddin mengajak DKM dan jemaah untuk selalu menaati protokol kesehatan di masjid.

“Mari kita jadikan tempat ibadah ini sebagai contoh agar kita menggunakan masjid sebaik mungkin, diharapkan agar betul-betul bisa menjadi model, bisa menjadi contoh pelaksanaan aktifitas yang aman dari covid-19," imbaunya.

Jadi, sambung Kamaruddin, pelaksanaan aktivitas salat Jumat, harus tetap menjaga protokol kesehatan. "Karena kalau ini sukses, kalau ini berhasil, tentu menjadi inspirasi untuk sektor-sektor yang lain," pungkasnya. (OL-14)

Baca Juga

Dok MI

8 Rekomendasi Tempat Wisata di Kaohsiung yang Wajib Dikunjungi

👤Meilani Teniwut 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 23:49 WIB
Kaohsiung juga memiliki objek wisata yang menarik untuk dikunjungi mulai dari Pier 2 Art Center, Cijin Island atau Pulau Cijin hingga...
Antara

40 Juta Masyarakat Sudah Terima Booster

👤Ant 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 23:14 WIB
Sebanyak 1.699.504 tenaga kesehatan (nakes) rampung menerima vaksin...
MI/Haryanto Mega

MPR Ingatkan Upaya Memperjuangkan Hak-Hak Masyarakat Adat Harus Konsisten

👤Putra Ananda 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 23:05 WIB
PERJUANGAN untuk meningkatkan kesadaran dan melindungi hak-hak masyarakat adat perlu didukung dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya