Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH tenaga kesehatan (nakes) yang tak mampu menjangkau seluruh masyarakat memacu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meningkatkan ketahanan nasional di bidang kesehatan.
"Dokter paru di negara kita jumlahnya kurang dari dua ribu orang. Artinya satu dokter paru harus melayani lebih dari 130 ribu warga negara kita," kata Kepala BNPB Doni Monardo saat menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Rabu (10/6).
Fakta itu, lanjut Doni, membuat BNPB fokus merumuskan strategi peningkatan kesehatan masyarakat. Dia menyebut Indonesia tidak bisa mengandalkan tenaga kesehatan semata.
"Sehingga kami titik beratkan kepada upaya pencegahan. Di sinilah kekuatan kita yaitu gotong royong," ujar Doni.
Baca juga: BNPB Tegaskan Indonesia Masih Berstatus Darurat Bencana Covid-19
Dia mengatakan BNPB melakukan pendekatan keilmuan dan menggandeng berbagai bidang kepakaran. Seluruh gagasan, kata Doni, dirangkum dalam sistem teknologi dan informasi.
Doni menambahkan rantai komando dari pemerintah pusat hingga tingkat RT/RW menjadi ujung tombak. Pemerintah berperan membuat kebijakan dan masyarakat perlu berpartisipasi mengubah perilaku kesehatan.
"Targetnya masyarakat yang sehat harus kita pertahankan sehat, yang kurang sehat menjadi sehat dan yang sakit harus bisa kita obati sampai sembuh," tutur dia.(OL-5)
Setelah diproduksi, minyak mentah bagian milik negara harus diserahkan kepada Pertamina.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved