Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengawas Obat dan Makanan (POM) berkolaborasi dengan Therapeutic Goods Administration (TGA) Australia untuk mendukung perkuatan kapasitas laboratorium. Hal itu sejalan dengan komitmen Badan POM untuk berupaya seoptimal mungkin membantu percepatan penanganan covid-19.
Kepala Badan POM Penny K. Lukito menyampaikan apresiasi atas dukungan dan respon cepat TGA dalam menanggapi permintaan kolaborasi Badan POM.
“Pelatihan ini dilakukan di saat yang tepat dan sangat dibutuhkan dalam rangka memastikan mutu obat secara laboratorium yang digunakan dalam penanganan pasien covid-19,” tutur Penny dalam keterangan resmi, Rabu (20/5).
Pimpinan TGA Adjunct John Skerritt juga menyambut baik kerja sama ini.
“Kami sampaikan apresiasi kepada Badan POM atas upaya-upaya yang telah dilakukan dalam mengatasi pandemi covid-19,” ujarnya.
Baca juga: Presiden Tuntut Indonesia Bisa Buat Vaksin Covid-19 Sendiri
Sebagaimana diketahui bahwa wabah covid-19 merupakan masalah global yang dihadapi oleh seluruh negara di dunia.
Untuk itu, Australia telah menyelaraskan kegiatan Indo–Pacific Regulatory Strengthening Program (IRSP) bagi dukungan pengatasan pandemi ini. TGA akan memberikan expert terbaiknya untuk peningkatan kapasitas fungsi pengawasan obat bagi Badan POM.
Pelatihan tersebut melibatkan 73 orang peserta pusat dan Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia ini diselenggarakan dalam dua tahap.
Tahap pertama dilaksanakan pada 20 Mei 2020 dengan topik “Validasi dan Verifikasi Metode Analisis Untuk Obat-Obat Potensial Yang Digunakan Dalam Pengobatan covid-19”.
Tahap kedua akan dilaksanakan pada 29 Mei 2020 dengan topik “Screening test for counterfeit medicines including the covid-19 medicines using HPLC PDA and UPLC PDA”.
Baca juga: BPOM Siap Bantu Tes Covid-19
Lebih lanjut Kepala Badan POM berharap pelatihan ini dapat menjadi platform bagi otoritas regulator Obat dan Makanan bertukar pandangan dalam mencari solusi terbaik untuk menangani covid-19.
Pelatihan ini juga diharapkan dapat melahirkan sebuah komitmen dan kesepakatan bersama untuk dapat terus memperkuat kerja sama antara Badan POM dan TGA.
Kepada peserta, Kepala Badan POM mengingatkan agar memanfaatkan kesempatan baik ini untuk mendapatkan pengetahuan dan meningkatkan kapasitas pengujian, yang pada akhirnya berkontribusi pada perlindungan masyarakat menyeluruh, tidak terbatas pada saat pandemik covid-19 ini.
Pelatihan laboratorium merupakan salah satu dari dukungan yang diberikan TGA, selain kolaborasi antar evaluator kedua lembaga dalam evaluasi obat dan vaksin (termasuk uji klinik), disamping dukungan terhadap regionalisasi laboratorium Badan POM.
“Semoga kemitraan dengan semangat solidaritas global serta langkah serentak dan harmonis ini dapat mempercepat penanganan covid-19, serta membuka jalan bagi kerja sama yang lebih luas dalam bidang pengawasan obat di masa yang akan datang, yang berkontribusi positif terhadap hubungan bilateral di antara kedua negara.” tutup Penny. (A-2)
Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul lahir dari sistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui PractiWork, mahasiswa tidak hanya dinilai dari sisi akademik, tetapi juga mencakup kemampuan kognitif, psikomotorik, karakteristik kepribadian, hingga minat dan preferensi kerja.
Periode paling krusial bagi perkembangan manusia terjadi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode ini mencakup masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
LSP Quantum HRM Internasional dan Global Communication Network Indonesia (GCNI) resmi menjalin kerja sama strategis dalam penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi kompetensi.
Musda ke-VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten resmi ditutup dan menandai babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara.
Konsep GAR hadir dari keprihatinan akan adanya kesenjangan antara teori akademik dengan tantangan nyata di lapangan.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved