Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Kerahkan 100 Perawat, Homecare24 Lakukan Rapid Test Drive Thru

Dro/S1-25
24/4/2020 06:50
Kerahkan 100 Perawat, Homecare24 Lakukan Rapid Test Drive Thru
Homecare24 Lakukan Rapid Test Drive Thru(DOK MEDCOM)

PENANGANAN pandemi covid-19 tidak hanya menjadi beban pemerintah semata, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat turut ambil
bagian untuk mengatasi pandemi ini.

Untuk membantu pemerintah, perusahaan penyedia layanan kesehatan ke rumah Homecare24 menggelar layanan rapid test massal secara gratis di sejumlah wilayah Jabodetabek. Homecare24 mengusung mekanisme drive thru dalam pelaksanaannya.

“Konsep yang digunakan adalah drive thru sehingga orang tidak perlu berlama lama antre atau turun dari mobil. Mereka cukup duduk di mobil dengan membuka kaca, nantinya tenaga medis kita akan mengambil rapid tesnya,” terang CEO Homecare24, Theresia Lumban Gaol kepada Media Indonesia, Rabu (22/4).

Ia pun menjelaskan para peserta tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui hasil test-nya, hanya diperlukan 3-5 menit untuk mengetahui hasilnya.

Theresia mengutarakan semua layanan ini bersifat gratis dan terbuka bukan hanya bagi yang memiliki gejala, sebab saat ini banyak orang terpapar covid-19 positif namun tidak memiliki gejala.

Untuk mendapatkan layanan ini masyarakat dapat mendaftar melalui aplikasi Homecare24 dan memilih lokasi serta waktunya.

Peserta hanya cukup membawa barcode ke lokasi pengecekan untuk mendapatkan pelayanan tes dan hasilnya pun akan dikirimkan ke smartphone pengguna.

Ia menyatakan untuk kuota awal pihaknya menargetkan akan melakukan tes untuk 100 ribu orang yang tersebar di sejumlah wilayah Jabodetabek. Kegiatan ini dimulai dari pelaksanaan rapid test di Media Group, Kedoya Jakarta Barat, selama dua hari (22- 23 April 2020) dengan kuota masing-masing 250 orang per hari.

Meski begitu Theresia mengungkapkan pihaknya tetap ingin agar lebih banyak masyarakat yang dapat memperoleh pelayanan rapid test ini.

“Nantinya kita akan melakukan dari per satu titik, dua titik hingga tiga titik hingga lebih dari 10 titik untuk rapid test ini sendiri. Pelaksanaannya mungkin hingga akhir Mei. Kalau ini bisa kita berikan lebih dari 100 ribu kenapa tidak, kita akan lanjutkan terus, yang penting rapid test ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” terang Theresia.

Theresia mengungkapkan kegiatan ini memang bertujuan untuk membantu pemerintah, sebab menurut WHO rapid test massal merupakan salah satu instrumen untuk mengontrol penyebaran virus covid-19. Dengan memberikan kapasitas rapid test di Indonesia ini akan membantu pemerintah untuk penanganan yang lebih cepat nantinya.

Sebelumnya, Homecare24 pun juga telah melaksanakan posko rapid test bagi masyarakat kurang mampu yang berada di kawasan padat penduduk di sejumlah wilayah di Jakarta. Pelaksanaannya dilakukan secara sampling untuk memperoleh gambaran di kawasan padat penduduk.

Didampingi Kemenkes

Untuk pelaksanaan seluruh kegiatan ini, Homecare24 akan mengerahkan sebanyak 100 perawat tersertifikasi. Theresia pun menjelaskan
seluruh perawat ini pun telah menjalani tes covid-19 terlebih dahulu sebelum ditugaskan.

Seluruh perawat yang bertugas nantinya berasal dari mitra Homecare24, yang merupakan perusahaan dengan mitra perawat yang paling besar di Indonesia. “Kita ada 100 perawat yang akan bertugas untuk 100 ribu orang. Nantinya per titik akan ditugaskan sebanyak 40-50 orang,” tutur Theresia.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Homecare24 bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, sehingga setiap pelaksanannya akan didampingi oleh dinas kesehatan setempat. Nantinya, bila ditemukan hasil yang positif akan bisa langsung ditindak lanjuti oleh dinas kesehatan dan dibantu langkahlangkah selanjutnya, seperti lakukan tes VCR atau mendapatkan rujukan.

Sehingga ketika masyarakat mengetahui dirinya positif saat di lokasi pengecekan akan ada dinas kesehatan yang mendampingi, dan akan bisa langsung berkonsultasi untuk dilakukan tahapan berikutnya atau akan langsung dirujuk ke rumah sakit.

Theresia menjelaskan seluruh alat rapid test yang digunakan merupakan alat yang sudah sesuai dengan standar Kemenkes dengan tingkat sensitifitas dan akurasi yang tinggi.

Dalam kesempatan yang sama Staf khusus Kemenkes, dr Mariya Mubarika mengapresiasi kegiatan rapid test yang dilakukan Homecare24. Menurutnya dengan pelaksanaan kegiatan seperti ini diharapkan penanganan covid-19 akan dapat lebih optimal.

Ia juga menyebutkan salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan rapid test adalah perangkatnya harus lolos pernyaratan FDA yang sensitivitas dan spesivitasnya tinggi. Dengan begitu akan mengurangi kemungkinan false negatif sehingga data sebarannya akan lebih akurat.

“Dari hasil rapid test ini kita bisa mendapatkan sinyal sinyal epidemilogi serta sinyal sinyal virulensi sehingga kita bisa mengetahui kondisi yang sebetulnya seperti apa di masyarakat, apakah banyak yang IgM (immunoglobulin M) yang positif atau malah banyak yang sudah imun atau IgG (immunoglobulin G) yang positif yakni sudah ada kekebalan secara alami,” ujarnya.

Nantinya, lanjut dia, hasil rapid test dari lokasi-lokasi zonasi akan dipakai untuk membuat strategi penanganan. Misalnya mempersiapkan strategi logistik medis maupun nonmedis.

Ia pun mengapresiasi metode tes secara drive thru, karena dengan metode ini risiko penularan dengan penyebaran droplet menjadi lebih ringan. Meski tetap pencegahan terbaik adalah dengan menggunakan masker dan mencuci tangan.

Rapid test merupakan langkah screening dan bukan confirm test apakah warga positif atau negatif terpapar covid-19, tetapi lebih kepada
reaksi antibodi dalam tubuh. Apakah sifatnya IgM atau IgG, bila ada yang reaktif nantinya akan di-follow up oleh dinas kesehatan setempat.

Masyarakat antusias

Dalam pelaksanaan kegiatan rapid test drive thru ini, sejumlah masyarakat terlihat antusias dalam mengikuti tes dari dalam kendaraannya. Masyarakat mengaku antusias dan mengapresiasi diadakannya kegiatan seperti ini.

Akbar, misalnya mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Ia mengaku menjadi lebih tenang setelah mengetahui hasil test darahnya yang dikirimkan ke smartphone.

Akbar datang beserta dua orang keluarganya dan sudah mendaftar sejak pagi hari untuk mengikuti tes ini.

Hal senada juga diungkapkan TB Mautandi, yang berasal dari wilayah Kunciran, Tangerang Selatan, yang juga mengikuti rapid test drive thru di Kantor Media Group. Ia mengaku tes ini sangat berguna bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka atas situasi pandemi covid-19 saat ini. (Dro/S1-25)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya