Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
SITUS penyedia peta polusi udara AirVisual sempat menunjukkan kualitas udara di Jakarta menempati urutan ketiga terburuk sedunia.
Padahal, saat ini pemerintah sedang memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus korona (covid-19).
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Alue Dohong, mengungkapkan berdasarkan alat pemantauan kualitas udara milik KLHK, kondisi udara Jakarta justru sedang baik.
Baca juga: Sepekan Lebih WFH, Kualitas Udara Jakarta Membaik
“Parameter kualitas seperti PM10, SO2, CO, O3 dan NO2 semua bagus. Perlu dipertanyakan kesahihan metode dan teknik sampling yang dipakai AirVisual dalam mengukur kualitas udara Ibu Kota,” pungkas Alue saat dihubungi, Jumat (10/4).
Lebih lanjut, dia mengatakan dalam beberapa minggu terakhir, udara di Jakarta berangsur membaik dengan langit berwarna biru bersih. Hal ini terjadi setelah pemerintah gencar mengimbau masyarakat untuk beraktivitas di rumah.
Menurut Alue, kontributor emisi di wilayah DKI Jakarta sebagian besar dari transportasi dan pabrik. Namun, dia belum bisa mengungkapkan data pasti terkait hal tersebut.
Baca juga: Langit Biru Jakarta Tak Berarti Bebas Polusi
“Kalau kontributor emisi di Indonesia bisa dilihat di NDC Indonesia. Sedangkan untuk Jakarta kemungkinan besar transportasi dan industri pengolahan atau pabrik berbasis energi konvensional. Maaf saya belum bisa memberikan data pasti,” tuturnya.
Berdasarkan pantauan Media Indonesia dalam situs AirVisual, Jumat (10/4), wilayah Jakarta menempati posisi kelima untuk kota dengan kualitas udara dan polusi terburuk sedunia. Posisi itu turun dua peringkat dari sebelumnya.
Sementara itu, berdasarkan data KLHK, kondisi udara di Jakarta sedang baik dengan Particulate Matter (PM-10) 37.0 ugram/m3, PM25 34.0 ugram/m3, Sulfur Dioksida (SO2) 49.0 ugram/m3, dan Karbon Monoksida (CO) 16.0 ugram/m3.(OL-11)
Penyediaan layanan air bersih yang memadai menjadi syarat mendasar jika Jakarta ingin benar-benar bertransformasi menjadi kota global.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Josephine Simanjuntak mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan keikusertaan warga dalam mengatasi permasalahan tersebut.
PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo,dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ratas di istana
Banjir dengan ketinggian air hingga 60 cm membuat kolong tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.
Meski terjadi kenaikan harga cabai merah kriting, namun Pramono berupaya agar harga bahan pokok tersebut bisa tetap terjaga.
Dalam jangka panjang, paparan terus-menerus dapat memicu penyakit kronis hingga mematikan.
Dalam jangka panjang, paparan terus-menerus dapat memicu penyakit kronis hingga mematikan.
Aktivitas membakar sampah merupakan salah satu pemicu utama memburuknya polusi di Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Riset Northwestern University ungkap asap kayu di rumah menyumbang 20% polusi mematikan di AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved