Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Cerita Pasien Sembuh dari Covid-19, Berkat Dukungan dan Niat Kuat

Insi Nantika Jelita
04/4/2020 23:11
Cerita Pasien Sembuh dari Covid-19, Berkat Dukungan dan Niat Kuat
Petugas mengamati hasil tes swab di Tangerang, Banten(Antar/Fauzan)

SALAH seorang pasien positif covid-19 berinisial RS, menceritakan pengalamannya yang sembuh dari penyakit yang disebabkan virus korona itu,

Ia mengatakan melakukan test Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) atau test swab pada 15 Maret silam dan dinyatakan positif dua hari kemudian

Ia lalu dirujuk ke Rumah Sakit Khusus Daerah Duren Sawit, Jakarta Timur. Selama diisolasi ia mengaku selalu mendapat dukungan dari istri, anak dan sanak keluarga lainnya.

"Harapan sembuh itu ada dan nyata. Hal itu bisa terjadi karena ada dukungan dari keluarga. Ketika saya diisolasi di RS itu, istri saya mendampingi terus. Memang kuasa Tuhan istri saya yang ada diruang isolasi itu negatif (Covid-19)," ujar RS dalam tayangan video yang diunggah di media sosial Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Sabtu (4/4).

RS juga mengapresiasi tenaga medis yang berjuang keras mengerahkan kekuatanya menangani dirinya dan pasien lainnya yang sedang dirawat.

Baca juga : Hasil Rapid Test, 3 Pegawai dan 1 OB di DPR Positif Covid-19

Ia mengatakan, selama dirawat dirinya mau tidak mau harus menelan makanan yang terasa pahit di lidahnya karena menahan sakit. Semangat juang dan dukungan itu yang menjadi kunci dirinya sembuh.

"Dari lubuk hati, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh perawat, dokter yang luar biasa menghandle kami di sini. Artinya, pemerintah sudah siap. Meski pakai APD saya bisa lihat dedikasinya. Saya mendoakan mereka dilindungi Tuhan dan diberi kesehatan," ungkap RS.

RS meminta kepada pemerintah bahwa sebaiknya test swab dilakukan lebih banyak, agar warga bisa mengetahui komdisi tubuhnya dan segera ditangani bila hasilnya positif covid-19.

"Kalau ini bisa diselesaikan pemerintah, saya yakin jumlah sembuh bisa melampaui jumlah yang meninggal. Itu akan memberikan kepercayaan lebih ke masyarakat bahwa harapan sembuh itu pasti ada," tutur RS.

Terakhir RS berpesan kepada masyarakat lainnya agar tidak perlu panik atau takut jika dinyatakan positif covid-19. Ia menyebut kalau ada warga yang memiliki gejala penyakit itu harus segera menghubungi atau datang ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Mereka bakal memandu kita. Ketika dirawat tetap punya harapan untuk sembuh. Sebagai orang beragama percaya Tuhan selalu ada. Kita memang perlu waspada, tapi jangan paranoid bagi saudara yang masih terbaring melalui video ini saya katakan untuk selalu semangat," pungkas RS. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya