Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM peringatan Hari Penyiaran Nasional, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyerukan kepedulian dan solidaritas sosial melalui penyiaran di tengah pandemi virus korona (covid-19).
Hari Penyiaran Nasional dinilai sebagai momentum untuk mengingat kembali kontribusi dunia penyiaran dalam perjalanan panjang bangsa Indonesia. Kiprah dunia penyiaran sudah dirasakan sejak Indonesia belum merdeka, dengan hadirnya Solosche Radio Vereeniging (SRV) sebagai radio ketimuran pertama milik Bumiputera.
Selanjutnya, dunia penyiaran selalu hadir sebagai penghubung dan pemersatu antar sesama anak bangsa di setiap fase penting, baik masa kemerdekaan maupun reformasi. Termasuk saat yang sulit sekalipun. Pada Hari Penyiaran Nasional ke-87, KPI berharap lembaga penyiaran ikut berkontribusi dengan maksimal dalam menjaga bangsa di tengah pandemi covid-19.
Baca juga: Milenial Perlu Perangi Hoaks Covid-19
Ketua KPI Pusat, Agung Suprio, mengatakan sebagai medium informasi yang paling mudah dijangkau publik, kehadiran televisi dan radio di masa tanggap darurat ini diharapkan memberi informasi valid. Sehingga, dapat meningkatkan kepedulian publik dalam mencegah dan menanggulangi pandemi covid-19.
Kepedulian dan solidaritas sosial sangat dibutuhkan publik untuk bersama-sama menghadapi wabah mematikan. Lembaga Penyiaran diharapkan menggugah masyarakat dalam mendukung upaya pemerintah melawan covid-19. Agung menjelaskan terdapat tiga peran penting lembaga penyiaran dalam upaya menanggulangi pandemi ini.
Pertama, sosialisasi pola hidup bersih dan sehat, berikut physical distancing melalui iklan layanan masyarakat. Kedua, memberikan informasi aktual dan terpercaya tentang perkembangan covid-19 dan kebijakan strategis yang diambil pemerintah. Ketiga, menghadirkan program siaran berkualitas guna mendukung publik untuk beraktivitas di rumah saja. Termasuk, menampilkan program bermuatan pendidikan untuk anak-anak yang saat ini sedang belajar di rumah.
Baca juga: Masyarakat Diimbau tidak Termakan Hoaks Seputar Covid-19
Pada prinsipnya, peringatan Hari Penyiaran Nasional tidak pernah lepas dari rasa cinta Tanah Air, lewat sajian konten informasi yang berkualitas. Pada tahun ini, KPI berharap Hari Penyiaran Nasional dimaknai dengan semangat kepedulian dan solidaritas sosial.
“Negeri ini tengah menghadapi kondisi yang tidak mudah. Selayaknya lembaga penyiaran pun hadir sebagai medium yang juga merekatkan solidaritas sosial. Serta, meningkatkan kepedulian lewat konten siaran. Karena ini adalah sebuah kerja bersama menyelamatkan bangsa dari pandemi covid-19,” ujar Agung dalam keterangan resmi, Rabu (1/4).(OL-11)
SETIAP 28 Oktober 1928, para pemuda dari berbagai penjuru Nusantara berikrar untuk bersatu: Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa, Indonesia.
Langkah ini menandai perubahan besar dalam strategi penyiaran Ligue 1, menyusul berakhirnya kerja sama dengan DAZN dan tantangan hak siar sebelumnya.
Saat ini, jangkauan penyiaran televisi di seluruh wilayah Papua adalah yang terendah di Indonesia, yakni hanya 14% dari jangkauan populasi.
Putra menyoroti peran krusial media dalam membentuk opini publik dan bagaimana penyiaran harus mencerminkan keberagaman perspektif.
EKSISTENSI televisi dan radio sebagai media hiburan dan edukasi masyarakat saat ini sudah semakin tergerus oleh kehadiran internet.
BPIP dan KPID DIY dapat bersama-sama mengarusutamakan Pancasila sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved