Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA penyiaran dan media semakin membutuhkan sosok yang mampu menjadi jembatan antara kreativitas, teknologi, dan pemikiran kritis. Salah satu figur yang mencuri perhatian dalam acara Welcoming Gathering MDP 15 DNK TV adalah Putra Aji Sujati, Content Creator dan Influencer yang menginspirasi generasi muda untuk melihat penyiaran sebagai wadah transformasi sosial.
Acara yang digelar di Teater Lantai 2, FDIKOM UIN Jakarta itu mengusung tema besar “Our Voice, Our Future: Fostering Critical Thinking in Broadcasting”.
Sebagai salah satu pembicara utama, Putra tampil memukau dengan perspektif mendalam tentang pentingnya berpikir kritis dalam dunia penyiaran modern.
Dalam sesi diskusi yang berlangsung, Putra menyoroti peran krusial media dalam membentuk opini publik dan bagaimana penyiaran harus mencerminkan keberagaman perspektif. Ia menggarisbawahi bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga alat edukasi yang kuat.
Sebagai seorang content creator yang berpengalaman, Putra menekankan pentingnya memproduksi konten yang tidak hanya menarik tetapi juga memiliki makna mendalam.
“Di era digital, kita tidak bisa hanya mengejar viralitas tanpa memperhatikan dampaknya pada masyarakat. Konten yang kritis dan bertanggung jawab adalah kunci untuk membentuk masa depan media yang lebih baik,” ungkapnya.
1. Berpikir Kritis dalam Konsumsi Media
Media modern dipenuhi dengan arus informasi yang begitu deras. Masyarakat perlu dilatih untuk memilah informasi secara objektif dan menghindari jebakan hoaks.
2. Peran Penyiaran dalam Membentuk Karakter Generasi Muda
Penyiaran memiliki tanggung jawab besar untuk membangun generasi yang berwawasan luas dan peka terhadap isu-isu sosial.
3. Pemanfaatan Teknologi untuk Penyiaran yang Inklusif
Teknologi digital dapat menjadi alat yang luar biasa untuk menyuarakan ide-ide kreatif dan membangun komunitas yang peduli.
Sebagai content creator dan influencer, Putra dikenal tidak hanya karena kreativitasnya, tetapi juga karena komitmennya dalam mempromosikan pemikiran kritis.
Melalui berbagai platform digital yang ia kelola, Putra aktif menyuarakan pesan-pesan yang edukatif dan memotivasi masyarakat untuk lebih bijak dalam mengonsumsi media.
“Menjadi seorang influencer bukan hanya soal popularitas. Ini tentang bagaimana kita bisa memberikan dampak nyata kepada audiens kita,” jelas Putra.
Dengan pengalaman dan visi yang kuat, ia menjadikan dunia penyiaran sebagai ruang untuk berbagi nilai-nilai positif, baik melalui konten visual, diskusi, maupun kolaborasi lintas sektor.
Putra juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan konten yang berkualitas. Menurutnya, penyiaran yang sukses adalah hasil dari kerja sama antara berbagai pihak – mulai dari institusi pendidikan, lembaga penyiaran, hingga komunitas kreatif.
Dengan semangat untuk terus mendorong perubahan, Putra telah menunjukkan bahwa pemikiran kritis adalah kunci untuk membangun reputasi di dunia penyiaran.
Melalui acara seperti Welcoming Gathering MDP 15 DNK TV, ia berharap dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda yang ingin terjun ke dunia media.
“Saya percaya bahwa setiap orang memiliki suara yang unik. Tantangannya adalah bagaimana suara itu bisa menjadi pengaruh yang positif bagi orang lain,” tutup Putra.
Dengan visi dan dedikasinya, Putra Aji Sujati tidak hanya ingin dikenal sebagai seorang content creator dan influencer, tetapi juga sebagai sosok yang mampu membawa dunia penyiaran ke arah yang lebih kritis, inklusif, dan bertanggung jawab. (Z-1)
Sepanjang 2025, isu kemerdekaan pers, profesionalisme jurnalistik, serta keberlanjutan ekonomi media menjadi tiga persoalan utama yang saling berkaitan.
Media massa bisa semakin berperan sebagai duta literasi keuangan untuk membantu meningkatkan literasi, inklusi, dan pelindungan konsumen secara langsung di masyarakat.
WALI Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan pihaknya membutuhkan media massa untuk mengoptimalkan penginformasian kepada publik.
Broadcast: Jangkau audiens masif! Pelajari definisi, strategi, dan cara efektif sebarkan informasi secara luas. Raih perhatian maksimal!
Di tengah arus informasi yang begitu deras, generasi muda harus memiliki kemampuan literasi media yang kuat agar dapat mencerna informasi dengan cerdas.
Media memiliki pengaruh sangat besar terhadap keberhasilan agensi PR.
Masa depan persepsi politik publik sangat bergantung pada literasi media dan kesadaran kritis masyarakat.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mendukung penuh instruksi pihak Istana kepada Polri untuk menginvestigasi rangkaian teror yang menimpa sejumlah aktivis dan influencer.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta pihak kepolisian segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap dalang di balik aksi intimidasi tersebut.
KEBEBASAN berpendapat di media sosial menjadi salah satu wujud nyata demokrasi di era digital.
Pihak dari pemerintah atau yang merasa diri bagian dan penguasa? Itulah yang harus diungkap oleh jajaran pemerintahan Prabowo Subianto. Mampukah mereka?
LPSK membuka peluang perlindungan bagi aktivis dan influencer yang diduga mengalami intimidasi dan teror usai menyampaikan kritik, termasuk teror fisik dan digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved