Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSEKUTUAN Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) mengaku sudah mengeluarkan imbauan agar tidak menyelenggarakan ibadah di saat tanggap darurat pandemi virus korona (covid-19).
Akan tetapi, PGI mengaku tidak punya otoritas untuk melarang gereja yang masih tetap menggelar ibadah.
Baca juga: Setoran Uang ke BI Sulteng akan Dikarantina 14 Hari
"Kami sifatnya menganjurkan ibadah sementara digelar online saja selama masa tanggap darurat ini. Bahwa masih ada gereja yang tetap menggelar ibadah, itu otoritas gereja masing-masing," kata Humas PGI Irma Riani Simanjuntak di Jakarta, Jumat (20/3).
Baca juga: Dampak Covid-19, Van Persie Tunda Kedatangan ke Jakarta
Jika tetap ngotot menggelar ibadah, dia berharap, gereja memastikan telah menerapkan protokol pengamanan yang sudah disampaikan oleh pemerintah.
Seperti, fogging atau penyemprotan disinfektan sehari sebelum ibadah, memyediakan fasilitas cuci tangan, pengukur suhu tubuh, pengaturan jarak duduk jemaat, menghindari salam berjabatan tangan.
Baca juga: BI Gelontorkan Rp300 T Tahan Anjloknya Rupiah Akibat Covid-19
"Dan mengikuti penyesuaian ibadah yang telah kami anjurkan, misalnya kantong persembahan tidak dipakai dulu yang diedarkan antarumat tapi kotak khusus saja dan penyesuaian lainnya," tukas Irma. (X-15)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Para ilmuan baru-baru ini telah menemukan virus corona baru pada kelelawar di Brasil yang memiliki kemiripan dengan virus MERS yang dikenal mematikan.
Hal itu meningkatkan kemungkinan bahwa virus tersebut suatu hari nanti dapat menyebar ke manusia, demikian yang dilaporkan para peneliti Tiongkok.
Pemberian berbagai bansos diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Saya beserta jajaran anggota DPRD DKI Jakarta turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulang ke Rahmatullah sahabat, rekan kerja kami Hj. Umi Kulsum."
Para peneliti melengkapi setiap relawan dengan pelacak kontak untuk merekam rute mereka di arena dan melacak jalur aerosol, partikel kecil yang dapat membawa virus.
Mensos Juliari berharap bantuan ini berdampak signifikan terhadap perputaran perekonomian lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved