Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH akan mengoptimalkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), kartu Indonesia sehat (KIS), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Nontunai (BPNT), dan kartu sembako untuk mengurangi secara drastis jumlah penduduk miskin.
Hal itu dikemukakan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas mengenai pengentasan masyarakat dari kemiskinan di Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.
"Saya ingin kerja lebih fokus lagi (program pemerintah) menyasar penduduk sangat miskin. Kita harapkan pada 2024 untuk kemiskinan ekstrem itu kita mencapai nol," kata Presiden.
Dengan mengutip data BPS, Jokowi menyebutkan penurunan jumlah penduduk miskin dari 11,22% di 2015 menjadi 9,22% pada tahun lalu. Akan tetapi, Jokowi mengingatkan masih ada 24,7 juta penduduk dalam kategori miskin.
Berdasarkan standar Bank Dunia, dari jumlah 24,7 juta orang miskin tersebut, 9,9 juta di antaranya masuk kategori sangat miskin (kemiskinan ekstrem).
"Kita harus fokus menangani 9,9 juta jiwa itu sehingga semua program benar-benar disasarkan pada kelompok tersebut. Program-program CSR BUMN dan swasta semua harus diarahkan kepada golongan ini terlebih dulu. Kalau bisa dilakukan konsolidasi, angka 0% (jumlah penduduk miskin) bisa kita capai," ujar Kepala Negara.
Di sisi lain, Kementerian Sosial segera melakukan evaluasi terhadap program-program subsidi barang seperti pupuk dan elpiji tiga kilogram.
Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dalam menurunkan jumlah penduduk miskin selama ini.
"Kami evaluasi karena anggaran yang dialokasikan dari APBN ke subsidi-subsidi barang itu sangat besar. Jauh lebih lebih besar jika dibandingkan dengan bantuan sosial yang berupa dana tunai," ungkap Menteri Sosial Juliari Batubara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.
Selain itu, Kementerian Sosial akan mengonsolidasikan dan memfokuskan semua program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Nontunai, dan Program Indonesia Pintar kepada golongan masyarakat yang sangat miskin seperti disampaikan Presiden Jokowi.
"Akan tetapi, sebelum itu kami akan melakukan pemutakhiran data keluarga miskin. Dengan demikian, kami bisa memperoleh data kependudukan yang lebih akurat sehingga bantuan pemerintah semakin tepat sasaran," jelas Mensos. (Dhk/Pra/X-3)
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo menyambut baik upaya kampanye perdamaian yang diserukan pihak Iran, dan mendorong segera dihentikannya perang.
STAF Khusus Wakil Presiden (Stafsus Wapres) Gibran Rakabuming Raka, Tina Talisa mengunjungi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi di Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (25/3/2026).
POLDA Metro Jaya menegaskan bahwa status wajib lapor bagi Rismon Sianipar, tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ijazah Jokowi
Rismon telah mempublikasikan video permintaan maafnya lewat kanal YouTube Balige Academy.
Advokat Jahmada Girsang yang mendampingi Rismon Sianipar menyatakan bahwa pertemuan antara kliennya dengan Presiden ke-7 RI tersebut berlangsung dalam suasana persahabatan.
PAKAR telematika yang juga kasus dugaan ijazah palsu Jokowi atau Presiden RI ke-7, Joko Widodo Roy Suryo merespons permohonan restorative justice yang diajukan Resmon Sianipar
Tiongkok menjadi negara utama ekspor beberapa komoditas unggulan industri pengolahan seperti hasil olahan minyak kelapa sawit, hasil olahan nikel dan lainnya.
Amalia menjelaskan bahwa inflasi tahunan tarif listrik pada Maret 2026 mencapai 26,99%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan pada Maret 2026 sebesar 3,48%. Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan inflasi tahunan Maret 2025 yang hanya sebesar 1,03%.
BPS mencatat inflasi Maret 2026 sebesar 0,41% secara bulanan. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi.
DALAM lima tahun terakhir, harga beras di tingkat konsumen terus naik.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Februari 2026 secara tahunan (yoy) tercatat sebesar 4,76%, berbanding terbalik dengan kondisi Februari 2025 yang mengalami deflasi 0,09%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved