Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebanyak 20 ribu warga kurang mampu yang berada di Kota Tasikmalaya belum mendapat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari salah satu Program Keluarga Harapan (PKH). Kini, bantuan sosial dari pemerintah tersebut belum bisa mengakomodasi seluruhnya dari setiap kali pengajuan hingga berimbas kepada naiknya angka kemiskinan.
Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya Nana Rosadi mengatakan, sekitar 70 ribu warga Kota Tasikmalaya tidak mampu. Selama ini sering mengajukan bantuan untuk supaya bisa mengakomodasi seluruhnya. Akan tetapi, di tahun 2019 yang dapat hanya 47 ribu saja, tetapi di tahun ini ada penambahan kuota sekitar 2 ribu tapi masih jauh untuk mencapai keseluruhan.
"Warga kurang mampu di Kota Tasikmalaya di tahun ini ada penambahan kuota penerima bantuan sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat, namun ke depan bantuan warga miskin bisa bertambah kembali. Karena, penambahan tersebut sebanyak 2.000 menjadi 49 ribu dan mereka akan mendapatkan bantuan BPNT dari program keluarga harapan (PKH)," katanya, Minggu (23/2/2020).
Nana mengatakan, warga kurang mampu di Kota Tasikmalaya sendiri terus didorong agar mereka bisa masuk sebagai penerima untuk bisa hidup mandiri, sejahtera dan juga tidak perlu lagi mendapat bantuan melalui proses graduasi dan pemerintah daerah hanya tetap berharap agar semuanya terakomodasi. Namun, yang masih belum masuk masih mencapai 20 ribu lagi hingga mereka tetap mendapatkan bantuan dari pemerintah.
"Jumlah warga miskin di Kota Tasikmalaya ini masih banyak, dan berdampak kepada angka kemiskinan dan penggangguran masih tinggi di Jabar. Akan tetapi, pemerintah memang tak bisa berbuat banyak meski setiap tahun selalu mengajukan agar jumlahnya tersebut menurun tapi pemerintah pusat hanya memberi kuota 2 ribu bisa mendapatkan BPNT," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Muhamad Yusuf mengatakan, kemiskinan di Kota Tasikmalaya selama ini masih tertinggi dibandingkan dengan kota lainnya berada di Jawa Barat. Namun, pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja berupaya menurunkan angka kemiskinan dengan menciptakan usaha baru dengan menjaring 100 pengangguran untuk dijadikan wirausahawan dengan bekerja sama dengan PT Sumber Prima Anugrah Abadi (PT SPAA).
"Program pengentasan pengangguran hingga menurunkan angka kemiskinan bisa terbantu. Karena, kemiskinan di Kota Tasikmalaya telah menunjukkan penurunan dari sebelumnya 14,6% menjadi 11,6%. Tapi untuk angka pengangguran turun menjadi 0,04% dari jumlah masih ribuan orang," paparnya. (AD/OL-10)
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Selama kemiskinan terus diperlakukan sebagai objek visual dan emosional, upaya untuk memahaminya secara utuh akan selalu terhambat.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memperkuat pengembangan lahan pertanian di dataran tinggi indonesia yang memiliki potensi mencapai 5,51 juta hektar.
Capaian ini diraih berkat keberhasilan Kabupaten Bekasi menurunkan angka kemiskinan sebesar 0,44% dan menekan tingkat kedalaman kemiskinan hingga 0,26%.
PEMERINTAH dinilai perlu mendorong pembiayaan ultramikro lebih masif agar menjadi bagian dari upaya mengentaskan kemiskinan.
Riset terbaru mencatat capaian signifikan dalam satu tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
REMAJA dan anak-anak sekarang dinilai lebih rentan terhadap paparan paham radikal di ruang digital. Kondisi ini dinilai berbahaya karena kelompok usia tersebut dalam fase pencarian jati diri.
BNPT mengungkapkan ada 27 rencana serangan terorisme yang berhasil dicegah dalam tiga tahun terakhir, dengan ratusan pelaku terafiliasi ISIS ditangkap.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gim online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
KEPALA BNPT Eddy Hartono menyoroti secara mendalam fenomena memetic radicalization yang kini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda.
Menurut Edi Hartono, media sosial dan game online telah terbukti menjadi salah satu sarana yang digunakan pelaku terorisme untuk melakukan perekrutan.
Program ini memberikan edukasi mendalam mengenai upaya mitigasi penyebaran paham radikal terorisme di ruang digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved