Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TERLALU lama duduk berkaitan langsung dengan peningkatan risiko gejala depresi bagi remaja. Tim peneliti dari University College London menggunakan data dari 4.257 remaja yang telah berpartisipasi sejak lahir dalam penelitian University of Bristol. Hasilnya, remaja yang tidak aktif selama masa mereka berisiko lebih besar mengalami depresi pada usia 18 tahun.
Menurut ketua tim penulis studi Aaron Kandola, mahasiswa PhD, para peneliti menemukan setiap tambahan 60 menit duduk terus-menerus per hari di usia 12, 14, dan 16 tahun berisiko depresi masing-masing 11,1%, 8%, atau 10,5% pada usia 18 tahun.
“Jika diselingi setiap jamnya dengan aktivitas fisik ringan per hari, risiko depresi menjadi lebih rendah,” ujarnya. (Science Daily/Nur/X-7)
Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dan kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain di jagat maya menjadi pemicu utama kecemasan masyarakat saat ini.
Sifatnya yang non-invasif, tanpa obat, tanpa efek ketergantungan, dan tanpa downtime menjadi keunggulan terbesar Exomind.
Kepemilikan ponsel pintar pada remaja awal dikaitkan dengan faktor risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
Kesehatan mental pelajar semakin memprihatinkan. Data CDC dan WHO menunjukkan tingginya depresi, pikiran bunuh diri, dan kasus bullying pada remaja di sekolah.
Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga melakukan edukasi dan workshop kesehatan mental di sekolah-sekolah dan komunitas, serta penguatan tenaga psikolog klinis di puskesmas kecamatan.
Pengemudi mobil Audi yang menerobos Gerbang Tol Simatupang, pintu masuk utama menuju Tol JORR di Jakarta Selatan, pada Rabu (19/11) diklaim mengalami depresi.
Posisi ini umumnya dilakukan saat bekerja, belajar, makan, berkendara, atau beristirahat. Meski duduk adalah aktivitas umum dan nyaman, duduk terlalu lama bisa berdampak buruk
Posisi duduk adalah salah satu posisi dasar manusia yang digunakan saat beristirahat, bekerja, makan, atau melakukan aktivitas lainnya.
Banyak orang mengandalkan latihan mereka untuk melawan efek negatif dari duduk sepanjang hari. Namun, penelitian terbaru menantang anggapan umum bahwa latihan rutin adalah penawarnya.
BOKONG mati. Otot tegang. Meninggal muda. Penelitian baru menunjukkan bahwa berdiri dan berjalan-jalan sebentar setiap setengah jam dapat mengimbangi efek yang lebih berbahaya dari duduk.
Doa tahiyat terbagi menjadi dua, yakni doa tahiyat awal dan doa tahiyat akhir. Berikut ini dijelaskan secara lengkap mulai dari bacaan latin, arti, hingga keutamaannya.
"Posisi duduk dan posisi kita di depan komputer harus ergonomis, tepat sesuai. Jadi, duduk tegak, jangan bungkuk."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved